Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Daya Tahan atau Tampilan? Ini Pertimbangan Memilih Material Kitchen Set

Chairunnisya • Rabu, 17 Juni 2026 | 20:13 WIB
Untuk membuat meja dapur cor beton butuh perencanaan yang tepat agar tampilannya tidak terkesan berat dan bulky. (THESPRUCE.COM)
Untuk membuat meja dapur cor beton butuh perencanaan yang tepat agar tampilannya tidak terkesan berat dan bulky. (THESPRUCE.COM)

PONTIANAKPOST - Banyak orang memilih kitchen set berdasarkan tampilan atau harga semata.

Padahal, kondisi dapur dan kebutuhan penghuni rumah juga menjadi faktor penting yang menentukan material mana yang paling sesuai digunakan.

Dilansir dari Jawapos, interior designer RAI Studio, Rizkivita Agnes, mengatakan setiap material memiliki karakteristik berbeda yang perlu dipahami sebelum memutuskan.

Baca Juga: Kitchen Set Kayu Vs Aluminium, Mana Lebih Awet dan Ekonomis?

Kayu Menawarkan Banyak Pilihan Desain

Kitchen set berbahan kayu masih menjadi pilihan favorit karena lebih ekonomis dan memiliki banyak variasi desain.

"Kalau kayu yang jelas harganya masih lebih terjangkau daripada aluminium," kata Rizkivita.

Selain itu, material kayu memungkinkan berbagai pilihan finishing sehingga tampilannya lebih fleksibel mengikuti konsep interior rumah.

Baca Juga: Solusi Praktis Menata Dapur Sempit Tanpa Kitchen Set

Material yang umum digunakan adalah multiplex dan HMR (High Moisture Resistant).

"HMR itu sebenarnya pengganti kayu. Jadi kayak serbuk kayu campur bahan kimia. Warnanya hijau, lebih padat, dan bisa digunakan untuk anti rayap serta anti lembap," jelasnya.

Namun, penggunaan kayu memerlukan perhatian khusus apabila dapur memiliki tingkat kelembapan tinggi.

Baca Juga: Rahasia Kitchen Set Tahan Lama: 5 Tips Perawatan Dapur yang Harus Diketahui

"Kondisi dapur yang tertutup dan lembap berpotensi membuat material kayu menjadi mudah lapuk atau keropos," lanjutnya.

Risiko serangan rayap juga perlu dipertimbangkan. Meski demikian, perlindungan tambahan dapat membantu memperpanjang usia pakainya.

"Tapi itu bisa di-treatment. Misal pilih HMR yang antirayap atau lapisan luar dalam dan disemprot antirayap," sambung Rizkivita.

Aluminium Cocok untuk Penggunaan Jangka Panjang

Bagi pemilik rumah yang mengutamakan ketahanan, aluminium menjadi pilihan yang menarik.

Baca Juga: Meja Dapur Cor Beton Tetap Estetis, Ini Tips Desain agar Tidak Terlihat Bulky

"Aluminium lebih kokoh, enggak gampang lapuk di bagian dalamnya," kata Rizkivita.

Karena daya tahannya yang baik terhadap kelembapan dan penggunaan intensif, material ini banyak digunakan pada dapur komersial seperti restoran.

Perawatannya pun tergolong sederhana. Pengguna cukup membersihkannya dengan lap basah agar tampilannya tetap terjaga.

Baca Juga: Tips Memilih Material Kabinet Dapur agar Tahan Rayap dan Kelembapan

Meski demikian, aluminium memiliki keterbatasan dalam variasi desain.

"Kalau kayu finishing-nya bisa macam-macam, tapi aluminium cenderung polos. Memang ada variasi, tapi biasanya harganya lebih mahal," jelasnya.

Selain itu, material aluminium dapat mengalami penyok jika terkena benturan keras. Dari sisi biaya, material ini juga cenderung lebih mahal dibandingkan kayu.

Baca Juga: Tips Memilih Rak Piring yang Tepat untuk Dapur Anda

"Ada yang terjangkau, tapi juga banyak yang mahal. Lebih mahal dibandingkan kitchen set berbahan kayu," katanya.

Pada akhirnya, pemilihan material perlu disesuaikan dengan prioritas masing-masing penghuni rumah, baik dari sisi ketahanan, tampilan, maupun anggaran.

"Kalau dana terbatas atau tipikal yang gampang bosan dan ingin variasi, better pilih kayu," ucapnya. (*) 

Editor : Chairunnisya
#kitchen set #tips dapur #dapur #desain interior