Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Dari Pohon Soekarno di Padang Arafah, Lahir Inspirasi Menanam Pohon hingga Kini

Silvina • Kamis, 2 Juli 2026 | 14:23 WIB
Ilustrasi pohon  di Padang Arafah yang digagas Soekarno dan menginspirasi hingga kini
Ilustrasi pohon di Padang Arafah yang digagas Soekarno dan menginspirasi hingga kini

 

PONTIANAK POST – Gagasan Presiden pertama Republik Indonesia, Ir. Soekarno, untuk menghijaukan Padang Arafah tidak hanya dikenang melalui deretan Pohon Soekarno di Arab Saudi. Lebih dari itu, semangat menjaga lingkungan yang dikaitkan dengan Bung Karno disebut terus menginspirasi berbagai gerakan penanaman pohon di Indonesia.

Dalam unggahan laman Facebook resmi PDI Perjuangan disebutkan, kisah penghijauan Padang Arafah menjadi salah satu inspirasi lahirnya program Politik Hijau, sebuah gerakan yang menekankan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan melalui aksi nyata menanam pohon.

Bagi PDI Perjuangan, penghijauan bukan sekadar simbol, melainkan bentuk kepedulian terhadap keberlangsungan lingkungan hidup agar tetap lestari dan dapat dinikmati oleh generasi mendatang.

Baca Juga: Mengapa Ada Pohon Soekarno di Padang Arafah? Begiini Fakta dan Sejarahnya

Gerakan Menanam Pohon Dilakukan di Berbagai Daerah

Semangat tersebut diwujudkan melalui aksi penanaman pohon secara serentak di berbagai daerah di Indonesia. Informasi ini diperoleh dari portal resmi PDIP Jawa Timur. 

Portal ini menginformasikan DPD PDI Perjuangan menggelar penanaman pohon di kawasan tangkapan mata air Banyubiru, Desa Sumberrejo, Kecamatan Winongan, Kabupaten Pasuruan, bertepatan dengan peringatan Hari Ulang Tahun ke-50 PDI Perjuangan pada Januari 2023.

Baca Juga: Pohon Soekarno di Padang Arafah Masih Meneduhkan Jamaah Haji hingga Kini

Gerakan serupa juga dilakukan oleh 38 DPC PDI Perjuangan di kabupaten dan kota se-Jawa Timur sebagai bagian dari upaya memperluas kawasan hijau sekaligus menjaga sumber daya air.

Tak hanya itu, pada periode 2021 hingga 2022, kader PDI Perjuangan di Kabupaten Tulungagung disebut berhasil menanam sekitar 49 ribu pohon di kawasan hutan. Sementara di Kabupaten Gresik, penanaman 1.100 pohon dilakukan di sekitar Stadion Gelora Joko Samudro untuk mendukung penghijauan kawasan perkotaan.

Menanam Pohon Menjadi Warisan Kepedulian terhadap Lingkungan

Baca Juga: Pohon-pohon Kini Punya Identitas Digital: Digulis Ceria, Saat Pohon dan Teknologi Tumbuh Bersama Siswa

Terlepas dari beragam versi sejarah mengenai kisah Pohon Soekarno di Padang Arafah, semangat yang ingin diwariskan adalah pentingnya menjaga keseimbangan alam melalui penghijauan.

Menanam pohon bukan hanya memberikan manfaat bagi lingkungan saat ini, tetapi juga menjadi investasi bagi masa depan. Pohon mampu menghasilkan oksigen, menjaga ketersediaan air tanah, mengurangi suhu udara, mencegah erosi, hingga menjadi tempat berteduh bagi manusia maupun habitat berbagai makhluk hidup.

Semangat inilah yang dinilai masih relevan hingga sekarang. Sebab, satu pohon yang ditanam hari ini dapat memberikan manfaat bagi banyak orang di masa mendatang, sebagaimana kisah penghijauan Padang Arafah yang hingga kini masih dikenang oleh sebagian masyarakat.

Baca Juga: Tanam Pohon di Pantai Camar Bulan, Ria Norsan Dorong Penghijauan Kawasan Pesisir

Inspirasi untuk Generasi Masa Kini

Kisah Pohon Soekarno tidak hanya dipandang sebagai bagian dari sejarah, tetapi juga menjadi pengingat bahwa sebuah gagasan sederhana dapat melahirkan manfaat yang besar.

Di tengah tantangan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, budaya menanam pohon menjadi salah satu langkah nyata yang dapat dilakukan oleh siapa saja. Dari satu bibit yang ditanam, lahir harapan akan lingkungan yang lebih hijau, udara yang lebih bersih, dan kehidupan yang lebih baik bagi generasi berikutnya.

Editor : Silvina
#pohon soekarno #politik hijau #padang arafah #Jamaah haji #PDI-P Festival