PONTIANAK POST - Pemilihan kata menjadi salah satu penentu keberhasilan komunikasi di media sosial.
Saat menawarkan jasa secara digital, bahasa yang digunakan tidak hanya menyampaikan informasi, tetapi juga membangun kesan profesional di mata calon pelanggan.
Dilansir dari Jawapos, Founder Sinergi Bicara, Rizqiani Putri SSos MMedKom, mengatakan komunikasi digital berbeda dengan percakapan secara langsung karena pelanggan tidak dapat melihat ekspresi wajah maupun mendengar intonasi suara.
Baca Juga: Ingin Jual Jasa di Media Sosial? Hindari Klaim Berlebihan Sejak Awal
Gunakan Bahasa yang Jelas dan Terstruktur
Menurut Rizqiani, kata-kata menjadi representasi utama profesionalisme penyedia jasa.
"Bahasa yang terstruktur, rapi, dan jelas akan membangun kenyamanan, profesionalisme, sekaligus kredibilitas. Sebaliknya, pesan yang asal-asalan bisa menurunkan kepercayaan bahkan sebelum kualitas jasa dinilai," jelasnya.
Lengkapi Informasi Sejak Awal
Baca Juga: Ini Batas Aman Mengajak Anak Tampil Saat Live Jualan Media Sosial
Selain menggunakan bahasa yang baik, penyedia jasa juga perlu mencantumkan informasi secara lengkap, mulai dari identitas, pengalaman, jenis layanan, area pelayanan, kisaran harga, jadwal ketersediaan, hingga portofolio atau testimoni pelanggan.
"Kejelasan informasi juga membantu calon pelanggan mengambil keputusan dengan lebih cepat," ucapnya.
Rizqiani menambahkan, komunikasi tetap dapat dilakukan secara santai, tetapi substansi yang disampaikan harus tetap jelas.
"Kuncinya santai dalam nada, tetapi serius dalam substansi. Saat membahas harga, jadwal, atau komitmen layanan, gunakan bahasa yang lebih lugas dan jelas," tuturnya. (*)
Editor : Chairunnisya