Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman Cek Fakta For Her Jelita Zodiak

Cara Menanggapi Kritik di Media Sosial agar Kepercayaan Pelanggan Tetap Terjaga

Chairunnisya • Kamis, 9 Juli 2026 | 18:57 WIB
Ilustrasi berjualan online sebagai tambahan penghasilan di luar kantor.
Ilustrasi berjualan online sebagai tambahan penghasilan di luar kantor.

PONTIANAK POST - Menjalankan usaha jasa melalui media sosial tidak lepas dari kritik maupun komentar negatif.

Cara penyedia jasa merespons masukan justru dapat menentukan kepercayaan pelanggan terhadap layanan yang ditawarkan.

Dilansir dari Jawapos, Founder Sinergi Bicara, Rizqiani Putri SSos MMedKom, mengatakan kritik merupakan bagian yang tidak dapat dihindari dalam ruang publik media sosial.

Baca Juga: Bahasa yang Tepat Menentukan Profesionalisme Penyedia Jasa di Media Sosial

Gunakan Prinsip Acknowledge–Clarify–Resolve

Menurut Rizqiani, penyedia jasa dapat menerapkan prinsip Acknowledge–Clarify–Resolve, yaitu mengakui adanya masukan, mencari fakta secara objektif, lalu memberikan solusi.

"Ada kalanya cara seseorang merespons kritik sering kali lebih menentukan reputasi dibandingkan kritik itu sendiri," paparnya.

Kepercayaan Dibangun dari Konsistensi

Baca Juga: Ingin Jual Jasa di Media Sosial? Hindari Klaim Berlebihan Sejak Awal

Selain penyedia jasa, pelanggan juga perlu menjaga etika komunikasi dengan mengajukan pertanyaan secara sopan, menghargai nilai jasa yang ditawarkan, serta memberi kabar apabila membatalkan pesanan.

Menurut Rizqiani, kebiasaan menghilang tanpa kabar atau ghosting masih menjadi salah satu keluhan yang paling sering dialami penyedia jasa.

Ia menambahkan, kepercayaan pelanggan tidak dibangun melalui popularitas sesaat, melainkan lewat konsistensi dalam memberikan pelayanan.

Baca Juga: Ini Batas Aman Mengajak Anak Tampil Saat Live Jualan Media Sosial

"Kepercayaan pelanggan tumbuh dari konsistensi, bukan dari satu unggahan viral sesaat. Bahkan pesan sederhana yang memberi kepastian waktu respons bisa meningkatkan kepercayaan secara signifikan," ucapnya.

Rizqiani menilai identitas yang jelas, portofolio yang dapat dipertanggungjawabkan, testimoni asli, respons yang sopan, dan kemampuan menepati janji menjadi fondasi utama dalam membangun hubungan jangka panjang dengan pelanggan. (*)

 

Editor : Chairunnisya
#jualan online #media sosial