PONTIANAK POST - Setiap tanaman memiliki kebutuhan tumbuh yang berbeda.
Hal itu juga berlaku pada African drum gourd yang membutuhkan ruang luas dan sinar matahari penuh agar mampu menghasilkan buah berukuran besar.
Menurut kreator kebun @kebunkian, Dwi Atika Sari, tanaman ini kurang cocok ditanam di pot atau lahan sempit karena sulurnya dapat menjalar sangat panjang.
"Tanaman ini membutuhkan paparan cahaya penuh agar ukuran buah berkembang optimal. Untuk penyiraman, kebutuhan air menyesuaikan kondisi lingkungan. Di dataran tinggi cukup dilakukan tiga hari sekali, sedangkan di dataran rendah bisa setiap hari," ujarnya dikutip dari Jawapos.
Baca Juga: Labu Air Raksasa 17 Kilogram Asal Afrika Berhasil Dipanen di Kebun Indonesia
Merambat di Tanah Lebih Menguntungkan
Atika memilih membiarkan sebagian tanaman merambat di tanah daripada seluruhnya menggunakan para-para.
"Kalau merambat di tanah, akar pada batang bisa menancap sehingga nutrisi untuk buah semakin banyak. Buah juga lebih aman karena tidak rentan jatuh atau patah," ungkapnya.
Baca Juga: Biji Wijen dan Biji Labu Kuning Jadi Nutrisi Penting untuk Kuku
Untuk memperoleh ukuran buah maksimal, ia rutin memberikan pupuk organik meski hanya menggunakan tanah kebun biasa. (*)
Editor : Chairunnisya