PONTIANAK POST - African drum gourd tidak hanya menarik karena ukurannya yang besar. Setelah tua dan dikeringkan, buah ini juga memiliki berbagai kegunaan.
Dilansir dari Jawapos, kreator kebun @kebunkian, Dwi Atika Sari, menjelaskan varietas tersebut berbeda dengan labu air yang biasa dikonsumsi masyarakat Indonesia.
"Karena kulitnya sangat tebal dan bentuknya besar. Setelah dikeringkan, bisa digunakan sebagai alat musik tradisional Afrika, kerajinan, wadah air, mangkuk besar, hingga tempat penyimpanan makanan atau biji-bijian," ujarnya.
Baca Juga: Dwi Atika Lakukan Hand Pollination Demi Panen African Drum Gourd Raksasa
Mudah Dirawat, Tetapi Tetap Waspada Hama
Atika mengatakan African drum gourd cukup mudah dirawat menggunakan tanah kebun biasa. Agar buah tumbuh maksimal, ia rutin menambahkan pupuk organik.
Meski demikian, tanaman ini tetap dapat diserang hama thrips yang mengisap cairan tanaman.
Baca Juga: Cara Menanam Labu Raksasa asal Afrika agar Berbuah Besar
"Saya semprot pakai pestisida nabati dan tanamannya masih bisa bertahan," katanya. (*)
Editor : Chairunnisya