PONTIANAK POST - Memilih lantai rumah bukan hanya soal warna atau motif yang sedang tren.
Setiap ruangan memiliki fungsi dan aktivitas yang berbeda sehingga membutuhkan material lantai yang sesuai agar lebih nyaman digunakan sekaligus tahan lama.
Arsitek Hilman Ferdinand mengatakan, pemilihan material lantai sebaiknya mempertimbangkan fungsi ruang, bukan hanya tampilan.
Baca Juga: Cara Membersihkan Cat Kering di Lantai Keramik Tanpa Bensin dan Minyak Tanah
"Pemilihan lantai sebaiknya mengikuti fungsi ruang, bukan sekadar tampilannya. Material yang tepat akan membuat rumah lebih nyaman digunakan dan lebih awet dalam jangka panjang," ujar Hilman, dikutip dari Jawapos.
Ruang Tamu dan Keluarga Butuh Material yang Nyaman
Untuk ruang tamu maupun ruang keluarga, Hilman merekomendasikan penggunaan lantai SPC (Stone Plastic Composite).
Material ini memberikan sensasi hangat saat dipijak sekaligus memiliki ketahanan yang baik terhadap goresan sehingga cocok digunakan pada area dengan aktivitas tinggi.
Baca Juga: Tidak Ingin Lantai Kayu Cepat Rusak? Hindari Kebiasaan Membersihkan yang Keliru
Bagi penghuni yang mengutamakan daya tahan, granite tile dapat menjadi pilihan. Sementara itu, marmer tetap menjadi material premium yang menghadirkan kesan mewah dan elegan.
Meski demikian, marmer membutuhkan biaya lebih besar serta perawatan rutin karena permukaannya lebih mudah menyerap noda dan dapat terlihat kusam apabila tidak dirawat dengan baik.
Dapur Memerlukan Material yang Tahan Panas
Area dapur memiliki kebutuhan yang berbeda karena sering terkena panas, cipratan minyak, maupun sisa makanan. Hilman menilai granite tile menjadi pilihan paling ideal karena kuat, tahan panas, dan mudah dibersihkan.
Baca Juga: Solusi Hemat Perbaiki Lantai Keramik Retak di Rumah
Namun, apabila dapur mengusung konsep dapur kering dengan paparan air yang minim, penggunaan SPC juga masih memungkinkan karena tetap nyaman digunakan.
Kamar Tidur Lebih Nyaman dengan Material Hangat
Untuk kamar tidur, material seperti vinyl, SPC, maupun parquet menjadi pilihan yang banyak digunakan.
Ketiganya mampu menciptakan suasana yang lebih hangat dibandingkan keramik sehingga kamar terasa lebih nyaman sebagai tempat beristirahat.
Setiap material memiliki karakter berbeda. Vinyl dikenal lebih ekonomis dengan banyak pilihan motif kayu. SPC memiliki ketahanan lebih baik terhadap air dan benturan, sedangkan parquet menghadirkan nuansa alami yang elegan.
Baca Juga: Bukan Sekadar Bumbu Dapur! Ini Fungsi Garam sebagai Penyaring Energi Negatif di Rumah
Namun, parquet membutuhkan perawatan lebih intensif dan kurang cocok digunakan pada ruangan yang lembap. (*)
Editor : Chairunnisya