Kompleks Bangunan Bergaya Majapahit Ditemukan Terbengkalai, Sejumlah Foto Soeharto Tersimpan di Dalamnya

Silvina • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 14:58 WIB
Foto Presiden RI ke 2 Soeharto ditemukan di dalam rumah bergaya majapahit yang ditemukan terbengkalai.
Foto Presiden RI ke 2 Soeharto ditemukan di dalam rumah bergaya majapahit yang ditemukan terbengkalai.

 

PONTIANAK POST – Sebuah kompleks bangunan terbengkalai yang dipenuhi gapura, arca, rumah-rumah kosong, dan berbagai perabot lama menjadi perhatian publik setelah ditelusuri kanal YouTube AhliRiwayat. Di salah satu bangunan, penjelajah menemukan sejumlah foto Presiden ke-2 Republik Indonesia, Soeharto, yang memunculkan dugaan bahwa lokasi tersebut pernah berkaitan dengan tokoh penting pada masanya.

Meski demikian, hingga kini belum ada keterangan resmi yang memastikan kompleks yang berlokasi di Jawa Timur tersebut merupakan rumah atau kediaman pribadi Soeharto. Dugaan itu muncul karena keberadaan foto-foto Soeharto serta sejumlah dokumentasi kegiatan pemerintahan era Orde Baru yang masih tersimpan di dalam bangunan.

Kompleks Luas Bergaya Majapahit

Baca Juga: Terungkap, Begini Jejak Dakwah Soeharto di Papua yang Masih Dikenang hingga Kini

Dari penelusuran yang ditampilkan dalam video, kompleks tersebut diperkirakan memiliki luas sekitar satu hektare. Pengunjung memasuki kawasan melalui deretan gapura besar dengan ornamen khas Majapahit yang masih berdiri meski sebagian mulai ditutupi semak belukar.

Di sepanjang kawasan juga terlihat berbagai arca, patung sapi berukuran besar, patung Ganesha, patung barong, relief kuda, hingga bangunan yang didominasi material kayu jati.

Sebagian rumah masih tampak kokoh, meski kondisinya kosong dan tidak lagi terawat.

Baca Juga: Mengenang Soeharto di Hari Kelahirannya, Dari Kritik Sejarah hingga Gelar Pahlawan Nasional

Foto Soeharto dan Dokumen Tahun 1992

Temuan yang paling menarik perhatian adalah sejumlah foto Soeharto yang masih terpajang di salah satu ruangan. Selain itu, terdapat dokumentasi rapat kerja gubernur, bupati, dan wali kota se-Indonesia tahun 1992 di Jakarta.

Berbagai dokumen dan foto tersebut menjadi salah satu alasan munculnya dugaan bahwa kompleks itu pernah digunakan oleh pejabat penting pada masa Orde Baru.

Baca Juga: Viral Ucapan “Terima Kasih Soeharto” di Trailer Dilan ITB 1997, Ini Makna Sebenarnya Menurut Pidi Baiq

Namun demikian, keberadaan foto-foto tersebut belum dapat dijadikan bukti mengenai status kepemilikan bangunan. Hingga saat ini belum ada informasi resmi yang menjelaskan sejarah maupun pemilik kompleks tersebut.

Perabot Lama Masih Tertinggal

Selain dokumen dan foto, penjelajah juga menemukan berbagai barang yang masih tersisa, mulai dari meja dan kursi jati, ranjang, lemari, sajadah, peci, pakaian, buku-buku, hingga peralatan rumah tangga seperti piring dan gelas.

Baca Juga: Golkar Kalbar Syukuran Gelar Pahlawan Nasional Soeharto, Maman Ajak Hidupkan Spirit Pembangunan Orde Baru

Sebagian pintu kayu jati bahkan masih berfungsi dengan baik meski bangunan tersebut telah lama tidak dihuni.

Kondisi itu menggambarkan kompleks tersebut pernah menjadi kawasan yang cukup aktif sebelum akhirnya ditinggalkan.

Perlu Verifikasi Sejarah

Baca Juga: Rumah Adat Turun Temurun di Mempawah Kian Lapuk dan Kosong, Cagar Budaya Ini Menanti Perhatian

Temuan kompleks bangunan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pegiat urban exploration maupun masyarakat yang tertarik pada jejak sejarah.

Meski berbagai benda peninggalan masih tersimpan di dalamnya, informasi yang mengaitkan kompleks tersebut dengan Soeharto maupun tokoh tertentu masih memerlukan verifikasi lebih lanjut. Karena itu, berbagai dugaan yang berkembang sebaiknya dipandang sebagai informasi awal yang menunggu pembuktian berdasarkan data sejarah dan keterangan resmi.

 

Editor : Silvina
bangunan terbengkalai arsitektur majapahit foto soeharto presiden ri ke 2 ornamen rumah