Kompleks Bergaya Majapahit Ini Berpotensi Menjadi Aset Bernilai Sejarah,  Sayang Dibiarkan Terbengkalai

Silvina • Dipublikasikan Selasa, 28 Juli 2026 | 15:11 WIB
Salah satu bagian rumah bergaya majapahit di Jawa Timur ditemukan terbengkalai
Salah satu bagian rumah bergaya majapahit di Jawa Timur ditemukan terbengkalai

 

PONTIANAK POST – Di balik semak belukar yang mulai menutupi kawasan, sebuah kompleks bangunan bergaya Majapahit masih berdiri kokoh meski telah lama tidak berpenghuni. Deretan rumah, gapura, arca, hingga furnitur berbahan kayu jati masih tersisa, seolah menjadi saksi bisu kemegahan yang pernah ada.

Penampakan kompleks yang berlokasi di Jawa Timur tersebut diungkap melalui penelusuran kanal YouTube AhliRiwayat. Dari video yang ditampilkan, kawasan itu diperkirakan memiliki luas sekitar satu hektare dengan banyak bangunan yang tersebar di berbagai sudut.

Perabot Masih Lengkap, Bangunan Tetap Kokoh

Baca Juga: Kompleks Bangunan Bergaya Majapahit Ditemukan Terbengkalai, Sejumlah Foto Soeharto Tersimpan di Dalamnya

Meski tidak lagi dihuni, sejumlah bangunan masih menyisakan berbagai perabot rumah tangga. Di dalam ruangan terlihat meja dan kursi berbahan kayu jati, ranjang, lemari, sofa, hingga perlengkapan dapur seperti piring, gelas, dan cobek.

Beberapa ruangan juga masih menyimpan sajadah, peci, pakaian, buku-buku, serta berbagai barang yang seolah ditinggalkan begitu saja. Bahkan, pintu dan kusen berbahan kayu jati disebut masih berfungsi dengan baik.

Kondisi tersebut menunjukkan bangunan itu dibangun dengan material berkualitas sehingga mampu bertahan meski tidak lagi dirawat.

Baca Juga: Mengenal Djiaw Kie Siong: Pemilik Rumah Bersejarah Peristiwa Rengasdengklok

Ornamen Tradisional Masih Memikat

Daya tarik lain dari kompleks ini adalah arsitekturnya yang dipenuhi ornamen bernuansa tradisional Jawa. Pengunjung akan melewati gapura-gapura besar, relief, hingga berbagai patung yang tersebar di sejumlah titik.

Patung sapi berukuran besar menjadi salah satu ikon yang paling mencolok. Selain itu terdapat pula arca menyerupai dewa-dewi, patung Ganesha, patung barong, kereta kencana, hingga relief-relief yang masih terlihat jelas meski sebagian mulai tertutup semak.

Baca Juga: Sejarah Rumah Tertua Keluarga Tjhia di Singkawang, Dibangun Perantau yang Bangkit dari Kebangkrutan

Keberadaan ornamen tersebut memberi kesan kawasan ini dahulu dibangun dengan konsep arsitektur yang matang dan memiliki nilai estetika tinggi.

Berpotensi Menjadi Aset Bernilai Sejarah

Melihat kondisi bangunan yang sebagian besar masih kokoh, kompleks tersebut dinilai memiliki potensi sebagai aset yang layak mendapat perhatian. Selain nilai arsitektur, berbagai benda yang masih tersimpan di dalamnya juga dapat menjadi bagian dari dokumentasi sejarah apabila ditelusuri lebih lanjut.

Baca Juga: Kisah Rumah Pertama di Desa Mendalok Mempawah, Warisan Perantau Sambas yang Dihuni Hingga Generasi Ketiga

Tanpa perawatan, kerusakan akibat usia dan cuaca dikhawatirkan akan terus menggerus kondisi bangunan beserta berbagai peninggalan yang ada di dalamnya.

Menunggu Kepastian Masa Depan

Hingga kini belum ada informasi resmi mengenai status maupun rencana pemanfaatan kawasan tersebut. Namun, kompleks yang pernah dibangun dengan skala besar itu menyisakan pertanyaan mengenai masa depannya.

Baca Juga: Jarang Terekspos, Begini Penampakan Isi Rumah Hakka di Kubu Raya yang Sangat Megah

Jika dikelola dengan baik dan didukung penelitian sejarah yang memadai, kawasan tersebut tidak hanya menjadi bangunan kosong, tetapi juga berpotensi menjadi bagian dari jejak sejarah yang dapat dikenalkan kepada generasi mendatang.

 

Editor : Silvina
arsitektur tradisional rumah bergaya majapahit aset sejarah rumah terbengkalai dokumen sejarah