PONTIANAK POST – Sebuah lokasi di Distrik Al-Amariyah, Jeddah, Arab Saudi, sejak lama dikenal dengan nama Makbar Hawa atau makam Siti Hawa. Tempat ini menarik perhatian karena memiliki bentuk makam yang sangat panjang, berbeda dengan makam pada umumnya.
Kisah tentang makam tersebut diunggah YouTube kanal @AlmanMulyana1983. Video ini memperlihatkan perjalanan menuju lokasi yang diyakini sebagian masyarakat sebagai makam Siti Hawa, istri Nabi Adam 'Alaihissalam.
Makam dengan Bentuk Tidak Lazim
Baca Juga: Mengintip Laut Merah yang Diyakini Pernah Dibelah Nabi Musa, Begini Penampakan dan Kisah Mukjizatnya
Dalam video tersebut, kreator menyebut makam itu memiliki ukuran yang sangat panjang sehingga sering menimbulkan rasa penasaran pengunjung.
Keunikan bentuk makam inilah yang selama berabad-abad melahirkan berbagai cerita di masyarakat. Salah satu keyakinan yang berkembang menyebutkan bahwa manusia pada masa Nabi Adam ‘Alaihissalam memiliki postur tubuh yang jauh lebih besar dibandingkan manusia sekarang.
Namun, para sejarawan menegaskan anggapan tersebut berasal dari tradisi lisan dan keyakinan masyarakat, bukan dari bukti arkeologis yang telah terverifikasi.
Baca Juga: Sungai Berair Jernih Muncul di Kota Madinah yang Cenderung Kering, Pemandangannya Bikin Takjub
Lokasi yang Dihormati, tetapi Tidak Bebas Diakses
Makbar Hawa berada di kawasan permukiman lama Jeddah. Dalam tayangan itu juga dijelaskan bahwa pengunjung tidak diperbolehkan sembarangan merekam atau mengambil gambar di sekitar area makam.
Aturan tersebut diterapkan untuk menjaga ketertiban dan menghormati lokasi yang dianggap memiliki nilai sejarah dan spiritual oleh sebagian masyarakat.
Baca Juga: Sejarah Ka’bah di Makkah dan Peran Lima Gunung Pilihan
Keaslian Makam Masih Diperdebatkan
Hingga saat ini, belum ada bukti arkeologis maupun sumber sejarah primer yang dapat memastikan bahwa Makbar Hawa benar-benar merupakan makam Siti Hawa.
Beberapa riwayat dalam tradisi Islam dan sejarah lokal memang mengaitkan Jeddah dengan Siti Hawa. Tetapi riwayat lain menyebut lokasi yang berbeda. Karena itu, para peneliti umumnya memandang Makbar Hawa sebagai lokasi yang diyakini oleh sebagian masyarakat, bukan sebagai fakta sejarah yang telah disepakati.
Baca Juga: Perjanjian Hudaibiyah, Strategi Damai Rasulullah yang Mengubah Sejarah Islam
Pelajaran dari Kisah Nabi Adam dan Siti Hawa
Terlepas dari perdebatan mengenai lokasi makam, kisah Nabi Adam ‘Alaihissalam dan Siti Hawa tetap menjadi bagian penting dari ajaran Islam. Umat Islam dianjurkan mengambil hikmah dari kisah keduanya sebagaimana dijelaskan dalam Alquran, sementara perkara lokasi makam yang pasti diserahkan kepada pengetahuan Allah Subhanahuwata’ala.
Wallahua'lam bishawab
Editor : Silvina