Menyusuri Sejarah dan Keistimewaan Jabal Uhud, Gunung di Dunia yang Kelak Ada di Surga

Silvina • Dipublikasikan Rabu, 29 Juli 2026 | 16:31 WIB
JABAL UHUD : Potongan video pemandangan Gunung Jabal Uhud yang kelak akan ada di suga ramai dikunjungi
JABAL UHUD : Potongan video pemandangan Gunung Jabal Uhud yang kelak akan ada di suga ramai dikunjungi

 

PONTIANAK POST – Jabal Uhud merupakan salah satu gunung paling bersejarah dalam Islam. Terletak di sebelah utara Kota Madinah, Arab Saudi. Gunung ini tidak hanya menjadi lokasi terjadinya Perang Uhud, tetapi juga memiliki keutamaan yang disebutkan dalam hadis Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam.

Melalui tayangan YouTube Shorts kanal @62Makkah, diperlihatkan panorama Jabal Uhud yang hingga kini masih berdiri megah dan menjadi salah satu destinasi yang sering dikunjungi jemaah haji maupun umrah. Dalam video tersebut dijelaskan Jabal Uhud diyakini sebagai gunung yang memiliki kedudukan istimewa di sisi Allah Subhanhuwata’ala.

Gunung yang Dicintai Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam

Baca Juga: Misteri Jabal Magnet di Madinah, Kendaraan Bisa Bergerak Sendiri Tanpa Mesin

Jabal Uhud memiliki ketinggian sekitar 1.077 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan membentang sepanjang kurang lebih delapan kilometer di kawasan Madinah.

Dalam sebuah hadis sahih, Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam bersabda:"Uhud adalah gunung yang mencintai kami dan kami mencintainya." (HR. Bukhari dan Muslim).

Hadis lain juga menyebutkan: "Uhud adalah salah satu gunung dari gunung-gunung surga." (HR. Bukhari).

Baca Juga: Sungai Berair Jernih Muncul di Kota Madinah yang Cenderung Kering, Pemandangannya Bikin Takjub

Karena itulah, banyak umat Islam meyakini Jabal Uhud memiliki kemuliaan tersendiri dan kelak akan menjadi bagian dari kenikmatan surga sebagaimana disebutkan dalam hadis.

Menjadi Saksi Perang Uhud

Jabal Uhud dikenal sebagai lokasi berlangsungnya Perang Uhud pada tahun ke-3 Hijriah.Dalam peristiwa tersebut, sekitar 700 pasukan kaum Muslimin menghadapi sekitar 3.000 pasukan Quraisy Makkah.

Baca Juga: Makam Siti Hawa di Jeddah Bikin Penasaran, Bentuknya Sangat Panjang dan Masih Diperdebatkan

Awalnya kaum Muslimin berhasil menguasai jalannya peperangan. Namun keadaan berubah ketika sebagian pasukan pemanah meninggalkan pos yang telah diperintahkan Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam.

Kesempatan itu dimanfaatkan pasukan Quraisy untuk melakukan serangan dari belakang sehingga menyebabkan kaum Muslimin mengalami kerugian besar.

Perang Uhud menjadi salah satu pelajaran penting dalam sejarah Islam tentang pentingnya menaati perintah Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam.

Baca Juga: Asal Usul Nama Jeddah Ternyata Dikaitkan dengan Siti Hawa, Begini Penjelasannya  

Gunung yang Pernah Bergetar Saat Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam Datang

Dalam tayangan video disebutkan bahwa Jabal Uhud pernah bergetar ketika Rasulullah  berada di atasnya bersama beberapa sahabat.

Kisah tersebut juga diriwayatkan dalam hadis. Diceritakan ketika Nabi Muhammad Shallallahu’alaihiwasallam bersama Abu Bakar, Umar, dan Utsman berada di atas Gunung Uhud, gunung itu bergetar.

Baca Juga: Mengapa Hajar Aswad Dulunya Putih Sekarang Menghitam? Ini Kisah dan Maknanya

Lalu Rasulullah bersabda:"Tenanglah, wahai Uhud. Sesungguhnya di atasmu hanya ada seorang nabi, seorang yang sangat jujur (ash-shiddiq), dan dua orang syahid." (HR. Bukhari).

Peristiwa itu menjadi salah satu keutamaan Jabal Uhud yang banyak dikenang umat Islam.

Panorama Alam yang Memukau

Baca Juga: Menelusuri Gua Bersejarah Ashabul Kahfi yang Kisahnya Terekam dalam Alquran   

Selain nilai sejarahnya, kawasan Jabal Uhud juga menawarkan panorama alam yang memikat.

Di sekitar kaki gunung terdapat lembah dan saluran air yang akan dialiri air ketika musim hujan tiba.

Dalam video yang dibagikan kanal @62Makkah, tampak kawasan sekitar gunung tetap memiliki vegetasi meski berada di wilayah yang beriklim kering.

Baca Juga: Kisah Qitmir, Anjing Setia yang Menjaga Ashabul Kahfi Selama 309 Tahun

Pemandangan tersebut menjadi daya tarik tersendiri bagi jemaah yang berkunjung ke Madinah.

Pengingat tentang Cinta kepada Rasulullah

Bagi umat Islam, Jabal Uhud bukan sekadar bentang alam atau objek wisata religi. Gunung ini menjadi simbol kecintaan kepada Rasulullah Shallallahu’alaihiwasallam sekaligus pengingat atas perjuangan para sahabat dalam mempertahankan Islam.

Baca Juga: Menelurusi Gua Hira, Lokasi Bersejarah Lahirnya Risalah Islam di Pinggir Mekkah

Karena keutamaannya disebut dalam hadis-hadis sahih, Jabal Uhud hingga kini tetap menjadi salah satu lokasi yang paling sering diziarahi oleh jemaah dari berbagai penjuru dunia saat berada di Madinah.

 

Editor : Silvina
jabal uhud keistimewaan jabal uhud panorama jabal uhud gunung di surga wisata sejarah