PONTIANAK POST - Selain menjadi tempat ibadah dan situs sejarah, Klenteng Tiga Pontianak juga dikenal memiliki tradisi Ciamsi yang masih dilakukan sebagian masyarakat hingga sekarang.
Tradisi ini dilakukan oleh pengunjung yang ingin mendapatkan petunjuk atau gambaran mengenai berbagai hal dalam kehidupan, seperti usaha, kesehatan, maupun persoalan pribadi.
Informasi mengenai tradisi Ciamsi di Klenteng Tiga Pontianak diperoleh dari tayangan YouTube 33apepsychanel10 yang memperlihatkan proses pengunjung melakukan ritual tersebut bersama pengurus vihara.
Baca Juga: Melihat Benda Bersejarah di Klenteng Tiga Pontianak, Ada Lonceng Tua yang Masih Digunakan
Mengguncang Batang Ramalan untuk Mendapatkan Nomor
Dalam tradisi Ciamsi, seseorang biasanya melakukan ritual dengan mengambil nomor tertentu melalui proses mengguncangkan wadah berisi batang ramalan.
Nomor yang keluar kemudian diterjemahkan melalui tulisan berbahasa Mandarin yang dibantu oleh penerjemah.
Baca Juga: Bukan Sekadar Hiasan, Ornamen Klenteng Tiga Pontianak Punya Filosofi Budaya Tionghoa
Dalam tayangan tersebut, proses penerjemahan dilakukan oleh Ketua Pengurus Wihara Bodhisatva Karaniya Metta, Gunawan.
Dipercaya Sebagai Petunjuk, Bukan Kepastian
Bagi masyarakat yang mempercayainya, hasil Ciamsi dianggap sebagai petunjuk atau nasihat untuk menjalani kehidupan.
Baca Juga: Sejarah Klenteng Tiga Pontianak, Disebut Sudah Ada Sebelum Pontianak Resmi Berdiri di Tahun 1771
Namun, tradisi ini juga dipandang sebagai bagian dari budaya dan kepercayaan yang memiliki nilai sejarah.
Pengunjung yang datang dapat memaknai hasil ramalan tersebut sesuai keyakinan masing-masing.
Tradisi yang Menjadi Bagian dari Warisan Budaya
Baca Juga: Pesona Klenteng Ma Cou di Tepi Sungai Kapuas, Simpan Sejarah Tiga Abad dan Panorama Sunset Memikat
Keberadaan Ciamsi menunjukkan bahwa klenteng tidak hanya menjadi tempat ritual keagamaan, tetapi juga ruang budaya yang menyimpan berbagai tradisi masyarakat Tionghoa.
Tradisi ini terus bertahan sebagai bagian dari perjalanan panjang Klenteng Tiga Pontianak.
Meski perkembangan zaman terus berubah, praktik budaya seperti Ciamsi tetap menjadi daya tarik tersendiri bagi masyarakat yang ingin mengenal lebih dekat warisan budaya Tionghoa di Pontianak.
Editor : Silvina