PONTIANAK POST –Nama Husein Mutahar identik dengan lagu nasional "Hari Merdeka". Namun, jasa tokoh nasional ini tidak hanya sebagai pencipta lagu. Semasa hidupnya, keturunan habib ini juga dikenal sebagai pendiri Paskibraka dan tokoh Pramuka yang kiprahnya masih dikenang hingga kini, terutama setiap peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia
Warisan yang ditinggalkannya terus hidup dan menjadi bagian dari perjalanan bangsa. Mulai dari pembinaan generasi muda melalui kepanduan hingga karya-karya lagu yang membangkitkan semangat cinta Tanah Air.
Berperan dalam Perkembangan Pramuka
Dilansir dari lintasedukasi.com Habib Muhammad bin Husein Al Mutahar atau Husein Mutahar merupakan sosok yang aktif dalam dunia kepanduan. Pengalaman tersebut kemudian menjadi bagian dari perkembangan Gerakan Pramuka yang terus berlanjut hingga sekarang.
Kiprahnya dalam membina generasi muda menjadi salah satu alasan mengapa namanya dikenang sebagai tokoh yang memiliki perhatian besar terhadap pendidikan karakter, disiplin, dan semangat kebangsaan.
Pendiri Paskibraka
Selain aktif dalam kepanduan, Husein Mutahar juga dikenal sebagai pendiri Paskibraka. Keberadaan pasukan pengibar bendera itu hingga kini menjadi bagian penting dalam pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Setiap tahun, generasi muda dari berbagai daerah mendapat kesempatan menjadi anggota Paskibraka untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih sebagai simbol penghormatan kepada bangsa dan negara.
Menciptakan Lagu Nasional
Baca Juga: Bukan di Kantor Pemerintahan, Merah Putih Pertama di Pontianak Justru Berkibar di Padang Sayok
Tak hanya dikenal sebagai tokoh organisasi kepemudaan, Husein Mutahar juga memiliki kemampuan di bidang seni musik. Ia menciptakan sejumlah lagu nasional selain lagu hari merdeka yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.
Beberapa lagu ciptaannya antara lain Hari Merdeka, Hymne Pramuka, serta Dari Sabang Sampai Merauke. Lagu-lagu tersebut masih menjadi bagian dari berbagai kegiatan kenegaraan, pendidikan, maupun peringatan Hari Kemerdekaan.
Kiprah di Pemerintahan
Baca Juga: Sejarah Panjat Pinang HUT RI, Ternyata Berawal dari Pribumi yang Dijadikan Tontonan Penjajah
Selain berkarya di bidang kepanduan dan musik, Husein Mutahar juga pernah dipercaya mengemban berbagai jabatan penting. Setelah Indonesia merdeka, ia menjadi Sekretaris Panglima Angkatan Laut, kemudian diangkat sebagai ajudan Presiden Soekarno.
Kariernya berlanjut sebagai Duta Besar Republik Indonesia untuk Vatikan pada periode 1969–1973. Setelah itu, ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Departemen Luar Negeri pada 1974.
Husein Mutahar meninggal dunia pada 9 Juni 2004 dalam usia 88 tahun. Meski demikian, warisan pemikirannya melalui Paskibraka, Pramuka, dan lagu-lagu nasional tetap dikenang hingga sekarang.
Editor : Silvina