PONTIANAK POST – Bulan Agustus identik dengan lagu-lagu nasional yang dinyanyikan di sekolah, kantor, maupun berbagai kegiatan masyarakat. Di balik sejumlah lagu tersebut, terdapat nama Husein Mutahar, tokoh nasional yang juga dikenal sebagai pendiri Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).
Selain berjasa dalam pembinaan generasi muda, Husein Mutahar meninggalkan karya-karya musik yang hingga kini masih menjadi bagian dari peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Baca Juga: Mengenal Husein Mutahar, Habib Pencipta Lagu Hari Merdeka, Pendiri Paskibra dan Ajudan Presiden
Lagu Nasional yang Mengabadikan Semangat Kemerdekaan
Dilansir dari laman lintas edukasi, selain dikenal sebagai sosok yang berjasa dalam sejarah Bendera Merah Putih dan Paskibraka, Husein Mutahar juga meninggalkan warisan melalui karya-karya lagu nasional.
Salah satu lagu ciptaannya yang paling dikenal adalah Hari Merdeka atau 17 Agustus 1945. Lagu tersebut hingga kini selalu berkumandang setiap peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia dan menjadi simbol semangat perjuangan serta rasa cinta Tanah Air.L
Baca Juga: Pencipta Lagu Hari Merdeka Husein Mutahar, Ternyata Pernah Selamatkan Sang Saka Merah Putih
Lagu yang Membawa Pesan Persatuan
Selain itu, Husein Mutahar juga menciptakan Hymne Pramuka dan Dari Sabang Sampai Merauke. Karya-karya tersebut tidak hanya menjadi lagu, tetapi juga membawa pesan tentang persatuan, kebangsaan, dan semangat membangun Indonesia.
Melalui lagu-lagu nasional ciptaannya, Husein Mutahar membuktikan bahwa perjuangan mempertahankan nilai kemerdekaan dapat dilakukan melalui berbagai cara, termasuk lewat karya seni yang mampu menginspirasi banyak generasi.
Lagu yang Terus Dinyanyikan hingga Kini
Husein Mutahar menciptakan beberapa lagu nasional yang sangat dikenal masyarakat Indonesia. Lagu dengan judul Hari Merdeka, Hymne Pramuka, dan Dari Sabang Sampai Merauke.terus dianyanyikan hingga kini.
Ketiga lagu tersebut masih sering dinyanyikan dalam upacara bendera, kegiatan Pramuka, maupun berbagai acara bertema nasionalisme.
Baca Juga: Bukan di Kantor Pemerintahan, Merah Putih Pertama di Pontianak Justru Berkibar di Padang Sayok
Sosok di Balik Karya Nasional
Pria yang memiliki nama lengkap Habib Muhammad bin Husein Al Mutahar itu lahir di Semarang pada 5 Agustus 1916. Selain dikenal sebagai pencipta lagu nasional, ia juga merupakan pendiri Paskibraka dan tokoh Pramuka Indonesia.
Semasa hidupnya, ia menempuh pendidikan di MULO B, kemudian melanjutkan ke Algemeene Middelbare School (AMS) di Yogyakarta sebelum menempuh pendidikan hukum di Universitas Gadjah Mada.
Warisan yang Tetap Dikenang
Husein Mutahar wafat pada 9 Juni 2004 dalam usia 88 tahun. Meski telah berpulang, karya-karya dan pengabdiannya masih dikenang hingga kini.
Melalui lagu-lagu nasional ciptaannya, Husein Mutahar terus mengobarkan semangat persatuan dan kecintaan terhadap Indonesia. Bersama kiprahnya sebagai pendiri Paskibraka dan tokoh Pramuka, namanya tetap menjadi bagian penting dalam sejarah bangsa.
Editor : Silvina