PONTIANAK POST – Kemerdekaan Indonesia yang diperingati setiap Agustus menyimpan jejak panjang perjuangan berbagai elemen bangsa. Di balik perjuangan tersebut, terdapat peran ulama dan umat Islam yang turut mengambil bagian dalam perjalanan menuju berdirinya Indonesia.
Peran tersebut tidak hanya berlangsung melalui perlawanan terhadap penjajah di medan perang. Ulama juga terlibat dalam proses merumuskan dasar negara dan bentuk negara.
Hal itu disampaikan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Karanganyar, H. Musta’in Ahmad, dalam kegiatan pengenalan Kementerian Agama kepada generasi milenial .
Mengutip artikel Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Musta’in Ahmad menyebut perjuangan bangsa Indonesia sejak era prakemerdekaan hingga perjuangan kemerdekaan tidak terlepas dari peran besar ulama.
Ulama Turut Melawan Penjajah
Dalam perjalanan sejarah perjuangan bangsa, sejumlah nama ulama dan tokoh Islam disebut memiliki peran dalam perlawanan terhadap penjajahan.
Baca Juga: Bukan di Kantor Pemerintahan, Merah Putih Pertama di Pontianak Justru Berkibar di Padang Sayok
Di antaranya Fatahillah, Pangeran Diponegoro, Tuanku Imam Bonjol, dan Sultan Hasanuddin.
Menurut Musta’in Ahmad, peran ulama dan umat Islam dalam perjuangan kemerdekaan berlangsung dalam berbagai bentuk. Mereka tidak hanya berperang melawan penjajah, tetapi juga ikut dalam proses merumuskan dasar negara serta bentuk negara Indonesia.
Jejak itu menunjukkan bahwa perjuangan menuju kemerdekaan merupakan perjalanan panjang yang melibatkan banyak tokoh dengan latar belakang dan peran berbeda.
Jejak Ulama dalam Panitia Sembilan
Peran tersebut juga dikaitkan dengan masa menjelang Proklamasi Kemerdekaan Indonesia.
Dalam artikel Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Tengah, Musta’in Ahmad menyebut tujuh dari sembilan anggota Panitia Sembilan memiliki gelar haji dan disebut sebagai orang alim atau ulama pada masanya.
Baca Juga: Benarkah Lomba Balap Karung Berawal dari Pakaian Darurat pada Masa Penjajahan? Begini Ceritanya
Nama-nama yang disebut antara lain Haji Abdul Kahar Muzakir, Haji Abdul Wahid Hasyim, Haji Achmad Subarjo, Haji Soekarno, Haji Mohammad Hatta, Haji Agus Salim, dan Haji Mohammad Yamin.
Keterlibatan para tokoh tersebut menjadi bagian dari catatan sejarah tentang besarnya kontribusi ulama dan umat Islam dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Momentum Mengingat Perjuangan
Baca Juga: S.K. Trimurti, Wartawati Pejuang yang Berani Melawan Kolonial Belanda Lewat Tulisan
Di tengah momentum peringatan Kemerdekaan Indonesia, kisah tersebut kembali mengingatkan bahwa kemerdekaan tidak lahir dalam proses yang singkat.
Perjuangan berlangsung melalui berbagai jalan, mulai dari perlawanan terhadap penjajah hingga keterlibatan dalam merumuskan fondasi kehidupan bernegara.
Kisah tentang peran ulama tersebut juga menjadi bagian dari sejarah yang dapat dikenalkan kepada generasi muda. Semangat perjuangan para tokoh terdahulu menjadi pengingat bahwa kemerdekaan yang dinikmati saat ini memiliki perjalanan panjang dan melibatkan banyak pihak.
Editor : Silvina