PONTIANAK POST - Menanam jambu biji tidak selalu membutuhkan halaman luas. Tanaman buah tropis ini dapat dibudidayakan dalam pot, sehingga menjadi pilihan bagi penghobi tanaman yang memiliki keterbatasan lahan.
Menurut Gardening Know How, terdapat tiga jenis jambu yang dapat ditanam dalam wadah, yakni jambu tropis, jambu stroberi, dan jambu nanas. Ketiganya dapat ditanam langsung di tanah maupun dalam pot.
Menanam jambu dalam pot juga memiliki keuntungan karena tanaman dapat dipindahkan ke lokasi yang lebih terlindung ketika kondisi cuaca tidak mendukung.
Baca Juga: 10 Tanaman Buah yang Bisa Tumbuh di Pot, Cocok untuk Lahan Sempit
Tiga Jenis Jambu untuk Pot
Jambu tropis (Psidium guajava) menghasilkan buah paling besar dan berair di antara ketiganya. Tanaman ini dapat tumbuh hingga sekitar 3–5 meter, tetapi lebih sensitif terhadap embun beku.
Sementara jambu stroberi (Psidium lucidum) memiliki bentuk seperti semak dengan buah yang lebih kecil dan rasanya lebih asam. Tanaman ini dapat mencapai tinggi dan lebar sekitar 4 meter serta dikenal memiliki hasil buah yang tinggi.
Jenis ketiga adalah jambu nanas (Feijoa Sellowiana). Jenis ini paling tahan terhadap suhu dingin di antara ketiganya dan menghasilkan buah dengan cita rasa seperti citrus. Tanamannya dapat tumbuh hingga sekitar 5 meter.
Baca Juga: 4 Cara Membasmi Fungus Gnats, Lalat Kecil yang Sering Muncul di Tanaman Hias
Pilih Pot Berukuran Besar
Untuk menanam jambu dalam pot, gunakan wadah dengan diameter minimal 18–24 inci atau sekitar 46–61 sentimeter. Kedalaman pot sebaiknya sama dengan ukurannya.
Pot juga harus memiliki lubang drainase yang memadai. Drainase penting agar kelebihan air dapat keluar dan tidak menggenang di sekitar akar. Untuk media tanam, jambu dapat menggunakan kombinasi tanah pot dan kompos organik.
Tanaman ini dapat beradaptasi dengan berbagai jenis tanah, tetapi lebih menyukai media yang memiliki drainase baik dengan tingkat keasaman atau pH antara 5 dan 7.
Baca Juga: Alocasia, Tanaman Hias Daun Eksotis untuk Hadirkan Nuansa Tropis di Rumah
Letakkan di Bawah Sinar Matahari
Setelah ditanam, tempatkan pot jambu di lokasi yang mendapatkan sinar matahari penuh. Kondisi tersebut mendukung pertumbuhan tanaman jambu yang dibudidayakan dalam wadah.
Keuntungan menanam jambu dalam pot adalah tanaman dapat dipindahkan ke tempat yang lebih terlindung apabila kondisi lingkungan menjadi terlalu dingin.
Hal tersebut terutama penting bagi tanaman jambu tropis. Bahkan jambu nanas yang lebih tahan dingin tetap membutuhkan perlindungan dari embun beku berat.
Jangan Terlalu Sering Disiram
Jambu yang ditanam dalam pot tidak membutuhkan penyiraman dalam jumlah besar secara terlalu sering.
Baca Juga: 4 Cara Membasmi Fungus Gnats, Lalat Kecil yang Sering Muncul di Tanaman Hias
Pada cuaca hangat dan selama musim pertumbuhan, tanaman dapat disiram secara mendalam dua hingga tiga kali dalam sebulan. Saat musim dingin, penyiraman dapat dikurangi karena tanaman relatif tahan terhadap kondisi kering.
Jambu memiliki akar yang dangkal sehingga mampu menyerap air dan nutrisi dengan cepat.
Beri Pupuk Setiap Tiga Bulan
Untuk mendukung pertumbuhan, jambu dapat diberi pupuk organik berbentuk butiran setiap tiga bulan.
Baca Juga: Jangan Asal Menyiram, Ini Cara Menjaga Kelembapan Tanaman Paku-Pakuan
Tanaman jambu tidak membutuhkan pemangkasan dalam jumlah banyak. Namun, pemangkasan dapat dilakukan untuk membentuk tanaman sesuai keinginan.
Cabang yang mati atau saling bersilangan dapat dipotong. Daun atau cabang yang tumbuh di bawah titik sambungan pada tanaman hasil grafting juga perlu dibuang.
Pemangkasan Tidak Mengganggu Buah
Pemangkasan jambu relatif aman karena tanaman menghasilkan buah pada pertumbuhan baru. Karena itu, pemangkasan untuk membentuk tanaman tidak akan mengganggu pembentukan buah.
Baca Juga: Tiga Jenis Lohansung Favorit Penghobi Tanaman Hias Menurut Samuel Hendyanto
Dengan perawatan yang tepat, tanaman jambu dalam pot dapat tetap tumbuh dan menghasilkan buah meski ruang tanam terbatas. (*)
Editor : Chairunnisya