5 Trik Membersihkan Rumah dari Nenek yang Terbukti Praktis dan Hemat

Rafael B. Junior • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 19:24 WIB
Ilustrasi membersihkan meja dapur (FREEPIK)
Ilustrasi membersihkan meja dapur (FREEPIK)

PONTIANAK POST – Berbagai produk pembersih modern menawarkan cara praktis untuk membersihkan rumah. Namun, sejumlah trik sederhana yang diwariskan dari generasi sebelumnya masih digunakan para profesional hingga kini.

Dalam artikel The Spruce, lima trik bersih-bersih yang dipelajari para profesional dari nenek mereka memanfaatkan bahan dan peralatan sederhana, seperti lemon, tepung, pemutih, kain bekas, serta campuran cuka dan air.

Trik tersebut dinilai praktis karena menggunakan barang yang relatif mudah ditemukan di rumah. Berikut lima cara yang masih digunakan.

Baca Juga: Jendela Rumah Kusam? Ini Cara Membersihkan Bagian Dalam Kaca agar Kembali Berkilau

1. Gunakan Lemon untuk Membersihkan dan Menghilangkan Noda

Ahli kebersihan rumah tangga Petya Holevich mengatakan neneknya mengajarkan penggunaan jus lemon untuk berbagai kebutuhan pembersihan.

Keasaman alami lemon disebut dapat membantu membersihkan dan menghilangkan bau. Nenek Holevich menggunakannya untuk membersihkan kaca, memoles kuningan dan tembaga, serta terutama untuk mencuci pakaian.

Untuk pakaian putih yang kusam atau bernoda, caranya adalah merendam pakaian dalam satu galon air panas yang dicampur perasan satu buah lemon selama beberapa jam. Setelah itu, pakaian dicuci menggunakan mesin cuci dengan siklus pembilasan.

Untuk noda yang lebih sulit, lemon dapat digosokkan pada bagian yang terkena noda bersama sedikit garam. Pakaian kemudian dijemur di bawah sinar matahari.

Baca Juga: Tips Membersihkan Kaca agar Kinclong Tanpa Goresan, Bisa Pakai Bahan di Rumah

2. Tepung Bisa Membantu Menyerap Noda Minyak

Noda minyak dikenal sulit dibersihkan, terutama ketika mengenai permukaan berpori. Namun, nenek Holevich memiliki cara sederhana dengan menggunakan tepung.

Ketika minyak tumpah ke celemek, lantai, atau meja dapur, tepung ditaburkan langsung pada noda. Tepung kemudian dibiarkan selama beberapa menit agar menyerap minyak sebelum permukaan dibersihkan menggunakan spons atau kain.

Holevich juga menggunakan cara tersebut hingga sekarang. Menurutnya, bahan berbentuk bubuk lain seperti soda kue dan bedak bayi juga dapat digunakan untuk menyerap noda minyak.

3. Pemutih untuk Membersihkan Jamur dan Kuman

Trik berikutnya menggunakan pemutih. Pakar kebersihan Mary Gagliardi mengenang neneknya yang menggunakan pemutih untuk mengatasi jamur dan lumut di bak mandi serta pancuran.

Gagliardi kemudian menerapkan cara serupa. Menurutnya, pemutih juga digunakan untuk memutihkan pakaian, mendisinfeksi toilet, serta membersihkan botol bayi dan peralatan makan setelah dicuci secara manual.

Penggunaan pemutih tetap perlu mengikuti petunjuk pada label produk dan tidak boleh dicampur sembarangan dengan bahan pembersih lain.

4. Kain Bekas Bisa Menggantikan Tisu

Menggunakan kain yang dapat dicuci dan digunakan kembali menjadi cara lain yang diwariskan oleh nenek Holevich.

Alih-alih menggunakan tisu sekali pakai, neneknya menggunakan berbagai kain yang dapat dicuci. Beberapa di antaranya bahkan dibuat dari kaus lama dan sarung bantal.

Cara tersebut disebut dapat menghemat pengeluaran rumah tangga karena kain dapat digunakan berulang kali. Selain itu, penggunaan kain yang dapat dicuci juga mengurangi ketergantungan pada tisu sekali pakai.

5. Cuka, Air, dan Koran untuk Membersihkan Kaca

Trik terakhir menggunakan campuran cuka dan air yang kemudian diaplikasikan pada kaca. Profesional kebersihan Karly Smith mengingat kebiasaan neneknya yang menyemprotkan larutan tersebut ke jendela.

Setelah itu, permukaan kaca dibersihkan menggunakan koran yang diremas. Menurut Smith, cara tersebut membuat kaca bebas dari bekas goresan sekaligus memberikan sedikit kilau.

Pengalaman tersebut juga mengajarkan Smith untuk memanfaatkan apa yang tersedia di rumah dan tidak selalu bergantung pada produk khusus untuk menjaga kebersihan.

Trik Sederhana Tetap Relevan

Lima cara tersebut menunjukkan bahwa membersihkan rumah tidak selalu membutuhkan banyak produk atau peralatan khusus. Lemon, tepung, kain bekas, hingga campuran cuka dan air dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan tertentu.

Menurut The Spruce, berbagai tips tersebut juga mencerminkan kebiasaan generasi terdahulu yang mengandalkan alat sederhana dan terjangkau untuk menjaga rumah tetap bersih.

Bagi para profesional yang diwawancarai, kebiasaan tersebut tidak sekadar menjadi cerita dari masa lalu. Beberapa di antaranya masih digunakan dalam pekerjaan membersihkan rumah hingga sekarang. (*)

Editor : Rafael B. Junior
tips membersihkan rumah trik bersih-bersih cara membersihkan rumah cleaning hacks tips rumah tangga