Tanaman Purple Heart Kurang Ungu? Coba 4 Cara Ini agar Daunnya Lebih Pekat

Chairunnisya • Dipublikasikan Rabu, 26 Agustus 2026 | 13:11 WIB
Tanaman Purple Heart membutuhkan cahaya terang untuk mempertahankan warna ungu pekat pada daun dan batangnya. (REDDIT/BALCONYGARDENWEB)
Tanaman Purple Heart membutuhkan cahaya terang untuk mempertahankan warna ungu pekat pada daun dan batangnya. (REDDIT/BALCONYGARDENWEB)

PONTIANAK POST - Tanaman Purple Heart dikenal karena warna daun dan batangnya yang ungu hingga burgundy. Namun, warna tersebut dapat memudar dan berubah lebih hijau ketika kondisi tumbuh tidak mendukung.

Warna ungu pada Purple Heart terutama berasal dari antosianin, pigmen alami yang terdapat pada daun dan batang. Produksi pigmen ini dipengaruhi kondisi lingkungan, terutama intensitas cahaya.

Cahaya yang lebih terang mendorong produksi antosianin sehingga warna tanaman menjadi lebih dalam. Sebaliknya, kondisi minim cahaya cenderung menghasilkan pertumbuhan yang lebih hijau.

Baca Juga: 4 Cara Membasmi Fungus Gnats, Lalat Kecil yang Sering Muncul di Tanaman Hias

BalconyGarden Web mengulas, berikut empat cara yang dapat dilakukan untuk membantu mempertahankan warna ungu Purple Heart.

1. Berikan Cahaya Terang

Langkah pertama adalah memastikan Purple Heart mendapatkan cahaya yang cukup.

Untuk tanaman yang ditanam di luar ruangan, pilih lokasi yang mendapatkan enam hingga delapan jam sinar matahari langsung. Sementara tanaman yang berada di dalam ruangan sebaiknya ditempatkan dekat jendela yang terang dan tidak terhalang.

Baca Juga: Alocasia, Tanaman Hias Daun Eksotis untuk Hadirkan Nuansa Tropis di Rumah

Ruangan yang terlihat terang bagi manusia belum tentu menyediakan cahaya yang cukup bagi tanaman untuk mempertahankan warna terbaiknya.

Jika tanaman sebelumnya tumbuh di tempat teduh, jangan langsung memindahkannya ke paparan matahari siang yang terik. Tingkatkan intensitas cahaya secara bertahap agar tanaman tidak mengalami stres berlebihan.

2. Pastikan Pertumbuhan Baru Tidak Ternaungi

Masalah cahaya juga dapat terjadi pada bagian tanaman yang tumbuh menjuntai.

Baca Juga: Lohansung Kian Populer sebagai Tanaman Hias Estetik untuk Mempercantik Halaman Rumah

Pada Purple Heart yang ditanam dalam keranjang gantung, bagian atas tanaman mungkin mendapatkan cahaya cukup, sementara batang dan daun baru yang tumbuh di bawahnya justru berada dalam kondisi lebih gelap.

Karena itu, susun kembali batang yang memanjang setiap beberapa minggu agar pertumbuhan baru tidak terus-menerus tertutup daun atau cabang yang lebih tua.

Pot juga dapat diputar secara berkala jika salah satu sisinya terus menerima lebih banyak cahaya. Cara tersebut membantu tanaman mendapatkan pencahayaan yang lebih merata.

3. Jaga Akar dan Pangkas Secukupnya

Kondisi akar turut menentukan kesehatan Purple Heart. Tanaman ini membutuhkan media tanam yang gembur dan memiliki drainase baik.

Baca Juga: Bukan Sekadar Hiasan! Ini 10 Tanaman Istimewa Pembawa Keberuntungan dan Penyaring Udara

Media tanam dapat menggunakan bahan seperti perlit atau material kasar agar air tidak terus menggenang. Purple Heart memang dapat bertahan dalam kondisi agak kering, tetapi tidak menyukai tanah yang terus-menerus basah.

Pemberian pupuk juga perlu diperhatikan. Jangan berlebihan menggunakan nitrogen, karena nitrogen terlalu tinggi dapat mendorong pertumbuhan hijau yang cepat dan lunak sehingga warna ungu menjadi kurang dominan.

Fosfor juga perlu diperhatikan. Sumber menyarankan penggunaan pupuk dengan kadar yang moderat dan menghindari pupuk tambahan yang sangat tinggi fosfor.

Baca Juga: Cara Menangani Tanaman Hias Baru Datang Agar Tidak Mengalami Stres Berat

Tujuannya bukan membuat tanaman kekurangan nutrisi, melainkan memberikan sedikit tekanan yang dapat mendorong produksi antosianin.

Pemangkasan selektif juga dapat dilakukan. Ujung tanaman yang sehat dan tumbuh subur dapat dipangkas, kemudian hasil potongannya ditanam kembali dalam pot yang sama.

Cara ini membantu tanaman menjadi lebih rimbun dan mengurangi tampilan memanjang atau kurus.

4. Perhatikan Perubahan Musim

Baca Juga: Tiga Jenis Lohansung Favorit Penghobi Tanaman Hias Menurut Samuel Hendyanto

Warna Purple Heart juga dapat berubah mengikuti musim.

Tanaman di luar ruangan umumnya mendapatkan cahaya lebih kuat selama periode pertumbuhan, sedangkan tanaman di dalam ruangan dapat mengalami penurunan intensitas cahaya yang cukup besar ketika musim dingin.

Jika warna Purple Heart tampak lebih hijau pada musim dengan cahaya lebih rendah, jangan langsung menganggap tanaman mengalami masalah.

Periksa terlebih dahulu apakah paparan cahayanya berubah. Untuk tanaman yang dipelihara di dalam ruangan, posisikan tanaman lebih dekat dengan jendela paling terang atau tambahkan sumber cahaya jika diperlukan.

Baca Juga: Gerabah Tanah Liat Kini Jadi Media Tanam Artistik Favorit Pecinta Tanaman Hias

Ketika intensitas cahaya kembali meningkat dan pertumbuhan baru muncul, warna ungu yang lebih kaya dapat kembali terlihat.

Cahaya Jadi Faktor Utama

Warna ungu Purple Heart bukan sekadar persoalan varietas tanaman. Kondisi tumbuh turut menentukan seberapa kuat warna tersebut terlihat.

Cahaya terang menjadi faktor utama, sementara pemerataan cahaya, kondisi akar, pemupukan dan pemangkasan dapat membantu tanaman mempertahankan pertumbuhan yang sehat sekaligus warna yang lebih pekat.

Baca Juga: Tanaman Hias Seharga Rp6 Juta Digondol Maling

Dengan memperhatikan beberapa faktor tersebut, pemilik Purple Heart tidak perlu terburu-buru mengganti pola perawatan atau menambah pupuk ketika warna daun mulai memudar.

Langkah pertama yang perlu diperiksa adalah kondisi cahaya yang diterima tanaman. (*) 

Editor : Chairunnisya
Purple Heart tanaman Purple Heart cara membuat Purple Heart ungu perawatan Purple Heart tanaman hias ungu