PONTIANAK POST - Snake plant atau lidah mertua umumnya dikenal dengan daunnya yang tegak seperti pedang. Namun, sejumlah varietas dapat membentuk lengkungan, lilitan, atau lengkungan artistik jika tumbuh dalam kondisi yang tepat.
Balcony Garden Web menyebut bentuk melengkung tersebut tidak selalu terjadi secara kebetulan.
Pemilihan varietas, arah cahaya, teknik penyanggaan, penyiraman hingga kondisi suhu dapat dimanfaatkan untuk membantu mengarahkan pertumbuhan daun baru.
Baca Juga: 6 Cara Membuat Snake Plant Tumbuh Membentuk Kipas yang Rapi
1. Pilih Varietas yang Tepat
Langkah pertama adalah memilih jenis snake plant yang memiliki daun lebih fleksibel dan responsif terhadap pembentukan.
Beberapa varietas yang direkomendasikan adalah Sansevieria cylindrica, Starfish Snake Plant (Boncel), dan 'Twisted Sister'. Varietas tersebut secara alami lebih mudah menghasilkan bentuk melengkung, kipas, atau berpilin.
Sebaliknya, snake plant dengan daun yang kaku dan tumbuh vertikal akan lebih sulit dibentuk. Tanaman muda juga lebih mudah diarahkan dibandingkan tanaman dewasa karena daun baru masih fleksibel.
Baca Juga: Daun Snake Plant Sudah Spiral Jangan Langsung Dilepas, Ini Waktu yang Tepat Membuka Ikatannya
2. Gunakan Pot Berat dan Media Berdrainase Baik
Pilih pot yang ukurannya hanya sedikit lebih besar daripada sistem akar. Snake plant justru menyukai kondisi agak terikat akar atau root-bound.
Pot terakota berat atau wadah keramik dapat menjadi pilihan karena memberikan stabilitas. Ketika daun mulai melengkung ke luar, distribusi berat tanaman berubah sehingga pot plastik yang ringan lebih mudah terbalik.
Gunakan media tanam yang cepat mengalirkan air, misalnya campuran media pot dengan perlit, batu apung, pasir kasar atau batu lava berukuran kecil. Sistem akar yang sehat menjadi dasar penting sebelum tanaman mulai dibentuk.
Baca Juga: Cara Membentuk Daun Snake Plant Jadi Spiral Tanpa Merusaknya
3. Manfaatkan Cahaya untuk Mengarahkan Pertumbuhan
Snake plant secara alami tumbuh menuju sumber cahaya. Perilaku tersebut dapat dimanfaatkan untuk mengarahkan daun baru.
Tempatkan tanaman di dekat jendela yang menghadap timur atau jendela yang mendapatkan cahaya tersaring dari arah selatan.
Tanaman yang berada di lokasi terlalu redup cenderung tumbuh lebih lambat sehingga respons terhadap teknik pembentukan juga berkurang.
Jangan terlalu sering memutar pot. Biarkan tanaman menghadap arah yang sama selama beberapa minggu agar daun baru secara bertahap condong menuju sumber cahaya.
Baca Juga: 8 Tanaman Hias yang Bisa Tumbuh di Air dan Bantu Menyaring Udara
Setelah lengkungan mulai terbentuk, pot dapat diputar sedikit untuk mengarahkan pertumbuhan berikutnya.
4. Bentuk Daun Muda dengan Penyangga
Daun yang masih tumbuh merupakan bagian paling mudah dibentuk. Gunakan tongkat bambu di dekat daun yang sedang berkembang, kemudian ikat secara perlahan menggunakan pengikat tanaman yang lembut, pita Velcro untuk berkebun atau klip khusus tanaman.
Tujuannya bukan memaksa daun membengkok sekaligus. Arah daun sebaiknya diubah sedikit demi sedikit selama beberapa minggu.
Pengikat dapat disesuaikan secara ringan setiap beberapa minggu. Cara tersebut membantu menghasilkan lengkungan yang lebih halus dan alami sekaligus mengurangi risiko kerusakan daun.
Baca Juga: 4 Cara Membasmi Fungus Gnats, Lalat Kecil yang Sering Muncul di Tanaman Hias
Daun yang sudah mencapai ukuran maksimal dan mengeras biasanya sulit diubah bentuknya. Karena itu, fokuskan pembentukan pada daun baru yang masih aktif tumbuh dari bagian tengah tanaman.
5. Jangan Berlebihan Menyiram
Daun snake plant yang melengkung tetap harus kuat agar mampu menopang beratnya sendiri.
Siram tanaman secara menyeluruh hingga air keluar dari lubang bagian bawah pot. Setelah itu, biarkan media tanam hampir sepenuhnya kering sebelum kembali disiram.
Snake plant menyimpan air pada daun dan akar sehingga lebih mampu menghadapi kondisi kering dibandingkan tanah yang terus-menerus basah.
Salah satu cara sederhana untuk menentukan waktu penyiraman adalah memeriksa media dengan jari. Jika tanah terasa kering hingga ruas pertama atau kedua jari, tanaman dapat disiram. Jika masih lembap, tunggu dan periksa kembali kemudian.
Pada musim semi dan musim panas, pupuk cair tanaman hias berimbang dapat diberikan dengan dosis setengah kekuatan sekitar sebulan sekali untuk mendukung pertumbuhan baru.
Baca Juga: Bayam Batang Pink, Sayuran Unik yang Sekaligus Jadi Tanaman Hias
6. Jaga Suhu Tetap Hangat
Snake plant tumbuh paling aktif ketika suhu berada sekitar 18-29 derajat Celsius. Kondisi yang terlalu dingin dapat memperlambat pertumbuhan dan mengurangi jumlah daun baru yang tersedia untuk dibentuk.
Karena itu, jauhkan tanaman dari hembusan udara dingin, ventilasi pendingin ruangan, dan jendela yang terlalu dingin selama musim dingin. Suhu hangat yang konsisten juga membantu menjaga aktivitas akar sehingga pertumbuhan daun tetap sehat.
Jika daun yang sedang dibentuk mulai terlihat berkerut atau mengalami tekanan, longgarkan penyangga dan berikan waktu bagi daun untuk pulih. Lengkungan yang lembut lebih baik daripada daun yang rusak.
Baca Juga: Bukan Sekadar Hiasan! Ini 10 Tanaman Istimewa Pembawa Keberuntungan dan Penyaring Udara
7. Sabar Membentuk Daun Baru
Membentuk snake plant melengkung membutuhkan waktu. Daun dewasa yang sudah mengeras biasanya tidak akan mengalami perubahan bentuk yang berarti.
Periksa tanaman setiap beberapa minggu dan lakukan penyesuaian kecil pada tongkat atau pengikat.
Daun baru dapat membutuhkan beberapa bulan untuk mencapai ukuran akhirnya sehingga koreksi bertahap biasanya menghasilkan bentuk yang lebih alami.
Baca Juga: Tips Memilih Tanaman Hias agar Berhasil Tumbuh Menempel pada Gerabah Tanah Liat
Lengkungan kecil dapat mulai terlihat dalam satu atau dua bulan, tergantung varietas dan kondisi pertumbuhan. Sementara itu, lengkungan yang lebih dramatis dapat membutuhkan satu musim pertumbuhan penuh.
Jangan Paksa Daun Tumbuh Cepat
Kunci membentuk snake plant melengkung adalah mengikuti kebiasaan tumbuh alaminya, bukan memaksanya berubah secara cepat.
Pemilihan varietas yang tepat menjadi dasar. Setelah itu, arah cahaya dapat dimanfaatkan untuk menentukan arah pertumbuhan, sedangkan penyangga dan pengikat lembut membantu membentuk daun muda secara bertahap.
Baca Juga: Gerabah Tanah Liat Kini Jadi Media Tanam Artistik Favorit Pecinta Tanaman Hias
Penyiraman yang tepat, media berdrainase baik dan suhu hangat kemudian mendukung pertumbuhan daun baru yang sehat.
Dengan kesabaran, snake plant yang biasanya tumbuh tegak dapat berkembang menjadi tanaman dengan lengkungan dan bentuk yang lebih unik serta artistik. (*)
Editor : Chairunnisya