PONTIANAK POST - Tanaman violet Afrika dapat dibuat lebih rimbun melalui sejumlah kebiasaan perawatan, mulai dari mengatur pencahayaan, membuang daun tua, hingga menjaga kelembapan tetap stabil.
Perawatan tersebut ditujukan untuk membantu pertumbuhan daun baru dan mempertahankan bentuk tanaman yang lebih seimbang.
Atur Posisi Tanaman agar Mendapat Cahaya Merata
Violet Afrika membutuhkan cahaya terang tidak langsung. Jika cahaya hanya datang dari satu arah, tanaman dapat tumbuh tidak merata karena bagian tertentu lebih banyak menerima cahaya. Kondisi ini dapat membuat roset tanaman menjadi tidak seimbang.
Baca Juga: Ingin Violet Afrika Lebih Rimbun? Hindari 5 Kesalahan Perawatan Ini
Salah satu cara yang disarankan adalah memutar pot sekitar seperempat putaran setiap minggu. Jika cahaya alami terbatas, lampu tumbuh LED yang ditempatkan tepat di atas tanaman juga dapat digunakan.
Buang Daun Tua Secara Berkala
Daun bagian luar yang paling tua dapat dibuang satu atau dua helai setiap beberapa minggu. Langkah ini membantu mengarahkan pertumbuhan baru dari bagian tengah tanaman. Namun, daun tidak disarankan dipangkas terlalu banyak sekaligus.
Pemangkasan sebaiknya dilakukan ketika dedaunan kering. Daun violet Afrika dapat menahan tetesan air, sehingga pemangkasan ketika basah dapat membuat kelembapan bertahan di sekitar luka dan menciptakan kondisi yang mendukung penyakit jamur atau bakteri.
Baca Juga: BRIN Ungkap Cara Mengembangkan Tanaman Hias Bernilai Ekonomi
Pertahankan Pot Tetap Relatif Kecil
Saat mengganti pot, bagian leher tanaman yang terbuka dapat dikubur kembali menggunakan media tanam baru. Sumber juga menyarankan penggantian pot setiap enam hingga 12 bulan, meskipun ukuran wadah tidak berubah.
Pot yang terlalu besar membuat tanaman lebih banyak mengembangkan akar. Media berlebih juga dapat bertahan basah lebih lama dan meningkatkan risiko masalah pada akar. Ukuran pot yang disarankan sekitar sepertiga dari diameter bentang daun.
Beri Nutrisi dan Jaga Kelembapan
Pemupukan dapat dilakukan setiap dua hingga empat minggu selama pertumbuhan aktif. Pemupukan berlebihan dapat menghasilkan daun yang rimbun tetapi mengurangi pembungaan, sedangkan kekurangan nutrisi dapat memperlambat pertumbuhan.
Kelembapan sekitar 45 - 60 persen juga disebut sesuai untuk menjaga kondisi tanaman. Penyemprotan langsung pada daun berbulu tidak disarankan karena dapat meningkatkan risiko masalah pada daun.
Editor : Khoiril Arif Ya'qob