7 Cara Mengusir Lalat dari Rumah Secara Alami, Bisa Pakai Cuka hingga Tanaman Herbal

Rafael B. Junior • Dipublikasikan Jumat, 4 September 2026 | 11:16 WIB
Ilustrasi mengusir lalat dengan bahan dapur.
Ilustrasi mengusir lalat dengan bahan dapur.

PONTIANAK POST – Lalat yang berterbangan di dalam rumah bukan hanya mengganggu kenyamanan. Kehadirannya juga perlu diperhatikan karena serangga tersebut dapat membawa berbagai kontaminan dari tempat kotor ke area makanan dan permukaan rumah.

Lalat rumah biasanya tertarik pada bahan organik yang membusuk, sampah makanan, kotoran hewan, dan kotoran ternak. Cahaya terang pada malam hari juga dapat menarik lalat ke sekitar rumah.

Karena itu, menghilangkan sumber yang menarik lalat menjadi langkah penting untuk mencegah masalah berulang. Healthline menyebut ada sejumlah cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi lalat di rumah, termasuk metode alami, perangkap, hingga penggunaan insektisida.

Baca Juga: 6 Tanda Ada Tikus di Kebun, Kenali Sebelum Tanaman dan Hasil Panen Rusak

Berikut beberapa cara yang dapat dicoba.

1. Manfaatkan Tanaman Herbal

Sejumlah tanaman dan bunga dapat membantu mengusir lalat dari sekitar rumah.

Healthline menyebut beberapa tanaman yang dapat digunakan, di antaranya kemangi, marigold, lavender, dan peterseli. Tanaman tersebut dapat ditempatkan di sekitar area rumah yang sering menjadi jalur masuk lalat.

Untuk rumah di Indonesia, kemangi menjadi salah satu pilihan yang relatif mudah ditemukan dan ditanam. Namun, tanaman bukan pengganti utama kebersihan sehingga sumber makanan atau tempat berkembang biak lalat tetap harus dihilangkan.

Baca Juga: Tips Membersihkan Kaca agar Kinclong Tanpa Goresan, Bisa Pakai Bahan di Rumah

2. Buat Perangkap dari Cuka dan Sabun Cuci Piring

Cuka dan sabun cuci piring dapat digunakan sebagai bahan perangkap, terutama untuk lalat buah.

Caranya cukup sederhana. Campurkan air dan cuka dengan perbandingan yang sama ke dalam gelas tinggi, kemudian tambahkan beberapa tetes sabun cuci piring.

Setelah itu, tutup bagian atas gelas menggunakan plastik dan ikat agar tidak mudah terbuka. Buat beberapa lubang kecil pada plastik.

Aroma cuka akan menarik lalat masuk melalui lubang tersebut. Sementara itu, sabun cuci piring membuat permukaan cairan tidak mudah menjadi tempat hinggap sehingga lalat dapat terperangkap.

Namun, perlu diketahui bahwa metode ini lebih cocok untuk lalat buah daripada mengatasi populasi lalat rumah dalam jumlah besar.

Baca Juga: Arti Simbol Segitiga pada Label Baju, Panduan Penting agar Pakaian Tak Cepat Rusak

3. Gunakan Tanaman Venus Flytrap

Tanaman pemakan serangga seperti Venus flytrap juga dapat membantu menangkap lalat.

Tanaman ini memiliki struktur khusus yang akan menutup ketika serangga masuk ke dalam perangkapnya. Setelah itu, tanaman mengeluarkan cairan pencernaan untuk menguraikan bagian lunak serangga.

Meski menarik sebagai metode alami, Venus flytrap sebaiknya tidak dianggap sebagai solusi utama untuk mengatasi infestasi lalat. Membersihkan sumber makanan dan tempat berkembang biak tetap menjadi langkah paling penting.

Baca Juga: Bukan Sekadar Bumbu Dapur! Ini Fungsi Garam sebagai Penyaring Energi Negatif di Rumah

4. Manfaatkan Bahan yang Menarik Lalat sebagai Umpan

Beberapa jenis makanan dan minuman dapat menarik lalat sehingga bisa dimanfaatkan sebagai umpan perangkap.

Healthline menyebut gula, buah seperti pisang atau apel, serta beberapa jenis minuman dapat digunakan untuk menarik serangga tersebut.

Umpan sebaiknya ditempatkan di dalam wadah perangkap, bukan dibiarkan terbuka karena justru dapat membuat lalat semakin banyak datang ke rumah.

Setelah perangkap digunakan, segera buang isinya dan bersihkan wadah agar tidak menjadi sumber baru bagi lalat.

5. Gunakan Perangkap Lengket

Jika lalat masih banyak ditemukan, perangkap lengket dapat menjadi pilihan.

Perangkap ini biasanya berbentuk kertas atau lembaran dengan permukaan perekat yang membuat lalat menempel ketika hinggap.

Healthline menyebut perangkap lengket relatif mudah digunakan dan dapat membantu menangkap lalat di berbagai area rumah.

Tempatkan perangkap di area yang sering didatangi lalat, tetapi jauhkan dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.

Baca Juga: Bahan Kimia Berbahaya di Rumah, Sofa hingga Wajan Antilengket Perlu Diwaspadai

6. Coba Perangkap Cahaya

Perangkap cahaya bekerja dengan menarik lalat menggunakan sumber cahaya. Bergantung pada jenis perangkatnya, serangga dapat ditangkap atau dimatikan setelah mendekati alat tersebut.

Untuk penggunaan di dalam rumah, Healthline menyarankan perangkap cahaya ditempatkan tidak dekat pintu atau jendela agar cahaya dari alat tidak justru menarik lalat dari luar.

Perangkat tersebut juga perlu ditempatkan sesuai petunjuk penggunaan dan jauh dari area yang mudah terkena cipratan air.

7. Hilangkan Sumber yang Mengundang Lalat

Cara paling penting untuk mengatasi lalat sebenarnya bukan sekadar membunuh serangga yang sudah masuk, tetapi menghilangkan sumber yang membuatnya datang.

Pastikan tempat sampah memiliki penutup rapat dan segera keluarkan sampah ketika sudah penuh. Makanan juga sebaiknya disimpan dalam wadah tertutup.

Jangan membiarkan piring atau gelas kotor terlalu lama di meja. Sisa makanan yang tertinggal dapat menjadi sumber yang menarik lalat.

Kotoran hewan juga perlu segera dibersihkan. Di area luar rumah, hindari membiarkan daun kering atau potongan rumput menumpuk dan membusuk di dekat bangunan.

Selain itu, periksa kondisi pintu, jendela, dan ventilasi. Tutup celah atau kerusakan yang dapat menjadi jalur masuk serangga.

Bagaimana Jika Lalat Sudah Terlalu Banyak?

Jika jumlah lalat sudah sangat banyak dan cara sederhana tidak berhasil, insektisida dapat menjadi salah satu pilihan.

Healthline menyebut insektisida berbahan piretrin dapat bekerja cepat, tetapi penggunaannya tidak selalu efektif untuk jangka panjang karena lalat memiliki siklus hidup pendek dan dapat mengembangkan resistansi.

Jika menggunakan insektisida, pilih produk yang memang diperuntukkan bagi penggunaan di dalam ruangan, ikuti petunjuk pada label, dan pastikan ruangan memiliki ventilasi yang memadai.

Namun, penggunaan bahan kimia sebaiknya tetap disertai upaya menghilangkan sumber lalat. Tanpa memperbaiki kebersihan dan akses masuk, lalat dapat kembali muncul setelah efek insektisida menghilang.

Kebersihan Tetap Menjadi Kunci

Mengusir lalat dari rumah tidak selalu membutuhkan bahan kimia. Perangkap sederhana, tanaman tertentu, dan menjaga kebersihan dapat membantu mengurangi kehadiran lalat.

Yang paling penting adalah menghilangkan tempat yang memungkinkan lalat mendapatkan makanan dan berkembang biak. Menutup tempat sampah, menyimpan makanan dengan benar, membersihkan kotoran hewan, serta menjaga pintu dan jendela tetap tertutup dengan baik dapat membantu mencegah masalah berulang.

Jika populasi lalat terus meningkat meskipun sumber makanan dan tempat berkembang biaknya sudah dibersihkan, kondisi tersebut dapat menjadi tanda adanya sumber tersembunyi yang perlu dicari atau membutuhkan penanganan profesional. (*)

Editor : Rafael B. Junior
lalat rumah cara mengusir lalat kebersihan rumah perangkap lalat. tips rumah tangga