PONTIANAK POST - Munculnya anakan atau pups di sekitar tanaman induk menjadi tanda snake plant atau lidah mertua sedang menghasilkan tanaman baru.
Namun, anakan yang masih muda membutuhkan perhatian lebih karena akar dan daunnya belum berkembang sepenuhnya.
Balcony Garden Web menyebut ada tujuh hal yang perlu diperhatikan ketika merawat anakan snake plant, mulai dari pemilihan media tanam, penyiraman, pencahayaan, pemupukan, hingga proses pemindahan ke pot baru.
Baca Juga: 10 Jenis Snake Plant Spiral, Ada yang Melintir Alami Tanpa Dibentuk
1. Gunakan Media Tanam Berdrainase Baik
Media tanam menjadi salah satu faktor penting dalam tahap awal pertumbuhan anakan.
Tanah yang terlalu basah dapat menyebabkan pembusukan akar sekaligus mengurangi oksigen yang tersedia bagi akar. Disarankan campuran media yang memiliki pori dan mampu mengalirkan kelebihan air.
Komposisinya terdiri atas dua bagian tanah pot atau campuran khusus sukulen, satu bagian perlit atau pasir kasar, satu bagian peat moss atau coco coir, serta setengah bagian kompos atau bahan organik.
Baca Juga: 5 Teknik Membuat Snake Plant Tumbuh Spiral, Bisa Jadi Dekorasi Unik
Campuran tersebut ditujukan untuk memberikan aerasi sekaligus mempertahankan kelembapan yang dibutuhkan akar muda.
2. Jangan Terlalu Sering Menyiram
Anakan snake plant lebih sensitif terhadap penyiraman berlebihan karena akarnya masih rentan.
Salah satu cara memeriksa kondisi media adalah memasukkan jari sekitar 1-2 inci ke dalam tanah. Jika masih terasa lembap, penyiraman sebaiknya ditunda.
Baca Juga: Snake Plant Tak Rimbun? 7 Cara Membuat Lebih Lebat dan Penuh Anakan
Media perlu dibiarkan mengering di antara waktu penyiraman. Pot juga harus memiliki lubang drainase yang cukup agar air berlebih dapat keluar.
Metode yang disarankan adalah menyiram secara menyeluruh, kemudian menunggu hingga media benar-benar kering sebelum kembali menyiram.
3. Berikan Cahaya Terang Tidak Langsung
Pertumbuhan anakan yang lambat juga dapat berkaitan dengan pencahayaan. Snake plant muda disebut tumbuh baik di bawah cahaya terang tetapi tidak langsung.
Baca Juga: 9 Varietas Snake Plant yang Tetap Mungil, Cocok untuk Ruangan Minimalis
Jendela yang menghadap tenggara atau timur dapat menjadi pilihan karena memberikan cahaya yang cukup tanpa paparan matahari sore yang terlalu kuat.
Paparan langsung sinar matahari tengah hari sebaiknya dihindari, terutama pada anakan yang masih muda, karena dapat membuat daun terbakar.
Jika cahaya alami terbatas, grow light dapat digunakan sebagai tambahan. Kondisi terlalu gelap juga dapat menyebabkan pertumbuhan lemah dan memanjang.
Baca Juga: Apakah Tanaman Snake Plant Kamu Kekurangan atau Kelebihan Air? Cek Ciri-cirinya
4. Jangan Berlebihan Memberikan Pupuk
Anakan snake plant tidak membutuhkan banyak pupuk. Jika media tanam sudah mengandung kompos atau bahan organik, kebutuhan nutrisi tanaman dapat tercukupi selama sekitar 3-5 bulan.
Jika tambahan nutrisi diperlukan, Balcony Garden Web menyarankan pupuk cair seimbang yang telah diencerkan hingga seperempat kekuatan, dengan formula 10:10:10 NPK.
Pupuk tersebut dapat diberikan setiap 6-8 minggu selama musim pertumbuhan.
Pemberian pupuk dihentikan setelah pertengahan musim gugur dan selama musim dingin ketika tanaman berada dalam kondisi dorman.
Baca Juga: 6 Jenis Black Snake Plant yang Bikin Ruangan Terlihat Elegan
Pemupukan dapat dilanjutkan kembali pada awal musim semi, sekitar Maret-April.
5. Periksa Hama Secara Rutin
Anakan snake plant juga rentan terhadap serangan hama karena akar dan daunnya belum berkembang sepenuhnya.
Beberapa hama yang perlu diperhatikan antara lain fungus gnats, tungau laba-laba, kutu putih, dan kutu daun.
Baca Juga: Snake Plant Bisa Berbunga Setahun Sekali, Ini 8 Cara untuk Memancing Bunganya
Tanda yang dapat diamati meliputi munculnya serangga kecil berwarna hitam di sekitar tanah, daun yang terasa lengket, serta bercak putih menyerupai kapas.
Jika diperlukan, sumber tersebut menyebut penggunaan semprotan minyak nimba yang telah diencerkan dengan perbandingan 1:1 dengan air.
Campuran air dan beberapa tetes sabun pencuci piring juga disebut sebagai alternatif.
Baca Juga: 5 Cara Membuat Corak Daun Snake Plant Lebih Cerah dan Tegas
6. Jaga Suhu dan Sirkulasi Udara
Perubahan suhu secara tiba-tiba juga perlu dihindari ketika merawat anakan snake plant.
Tanaman muda tersebut disarankan berada pada ruang dengan suhu sekitar 18-27 derajat Celsius dan memiliki sirkulasi udara yang lembut.
Anakan sebaiknya tidak ditempatkan langsung di depan pendingin udara, pemanas, kipas, maupun sumber aliran udara dingin.
Kondisi terlalu dingin atau udara yang terlalu kering dapat menyebabkan daun menggulung dan menghambat perkembangan awal tanaman.
Baca Juga: 6 Cara Membuat Snake Plant Tumbuh Tegak dan Tidak Mudah Roboh
7. Hati-Hati Saat Memindahkan ke Pot
Ketika anakan sudah siap dipisahkan dari tanaman induk, proses pemindahan perlu dilakukan secara hati-hati.
Setelah dikeluarkan dari tanaman induk, anakan dapat diletakkan terlebih dahulu di tempat yang kering dan teduh selama sedikitnya tiga hari.
Tahap tersebut membantu bagian yang terbuka mengering dan membentuk lapisan pelindung sehingga risiko pembusukan dapat dikurangi.
Setelah proses tersebut, anakan ditanam menggunakan media yang memiliki drainase baik dan sebaiknya dalam kondisi kering atau sedikit lembap.
Baca Juga: 6 Cara Membuat Snake Plant Tumbuh Membentuk Kipas yang Rapi
Anakan yang baru ditanam tidak langsung disiram. Tanaman disarankan dibiarkan beradaptasi selama 3-5 hari sebelum mendapatkan penyiraman pertama. Setelah itu, penyiraman dilakukan secara ringan.
Bisa Dipindahkan pada Awal Musim Semi atau Musim Panas
Selain tujuh langkah utama tersebut, disarankan pemindahan pot dilakukan pada awal musim semi atau musim panas ketika pertumbuhan tanaman sedang aktif.
Baca Juga: 8 Cara Snake Plant Tumbuh Rapi Membentuk Roset dengan Lingkaran Simetris dan Rapi
Pemisahan anakan juga perlu dilakukan secara perlahan dengan menggunakan alat yang telah disterilkan agar tanaman tidak mengalami kerusakan.
Pot terakota disebut dapat menjadi pilihan karena membantu menarik kelebihan kelembapan dari media dan menjaga area akar tetap lebih sejuk pada kondisi panas.
Anakan snake plant juga dapat diperbanyak menggunakan metode perakaran di air. Jika menggunakan cara tersebut, air perlu diganti setiap minggu.
Baca Juga: Daun Snake Plant Sudah Spiral Jangan Langsung Dilepas, Ini Waktu yang Tepat Membuka Ikatannya
Perawatan pada tahap awal menjadi penting agar anakan snake plant dapat melewati masa pertumbuhan dengan baik.
Media berdrainase, penyiraman terukur, pencahayaan yang sesuai, nutrisi secukupnya, serta pengawasan terhadap hama menjadi bagian utama yang perlu diperhatikan. (*)
Editor : Chairunnisya