Menjelang Pemilu 1955, PKI Perkuat Organisasi dan Aktivitas Politik

Silvina • Dipublikasikan Rabu, 16 September 2026 | 13:40 WIB
Ilustrasi aktivitas rapat organisasi dan kehidupan politik Indonesia menjelang Pemilu 1955.
Ilustrasi aktivitas rapat organisasi dan kehidupan politik Indonesia menjelang Pemilu 1955.

 

PONTIANAK POST – Memasuki awal 1950-an, PKI memasuki periode pembangunan kembali organisasi setelah berbagai konflik dan tekanan politik pada periode sebelumnya.

Informasi gerakan PKI ini mengutip tulisan D.N. Aidit berjudul Lahirnya PKI dan Perkembangannya yang dimuat di Marxists.org. Tulisan tersebut disampaikan dalam peringatan ulang tahun ke-35 PKI pada 23 Mei 1955.

Konsolidasi Mulai 1951

Baca Juga: Sejarah Lahirnya PKI, Berawal dari Gerakan Buruh dan ISDV pada 1920

Menurut Aidit, perubahan penting terjadi pada 1951. Pada April 1951. 

Rapat pleno Central Comite PKI membahas sejumlah persoalan pembangunan organisasi, termasuk rancangan konstitusi partai dan penguatan aktivitas internal.

Periode tersebut menjadi bagian dari usaha membangun kembali organisasi setelah persoalan yang terjadi pada tahun-tahun sebelumnya.

Baca Juga: PKI dan Gerakan Buruh 1920–1924, Dari Pemogokan hingga Perluasan Organisasi

Memperkuat Organisasi dan Keanggotaan

Aidit kemudian mencatat berbagai aktivitas PKI dalam memperluas organisasi dan keanggotaan.

Pembangunan organisasi tidak hanya diarahkan pada struktur internal partai, tetapi juga pada aktivitas politik dan hubungan dengan kelompok masyarakat.

Baca Juga: PKI dan Pemberontakan 1926, Dari Persoalan Internal hingga Tekanan Belanda

Dalam tulisan tersebut, perkembangan ini ditempatkan sebagai bagian dari upaya memperluas front persatuan. 

Kongres dan Aktivitas Politik

PKI juga mengadakan berbagai pertemuan organisasi pada periode tersebut.

Baca Juga: Setelah Dilarang Belanda, PKI Bergerak di Bawah Tanah hingga Masa Pendudukan Jepang

Aidit mencatat Kongres Nasional V PKI pada Maret 1954. Dalam kongres itu dibahas berbagai persoalan politik dan organisasi, termasuk manifesto yang berkaitan dengan pemilihan umum.

Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa PKI pada periode 1951–1955 tidak hanya melakukan konsolidasi internal, tetapi juga meningkatkan aktivitas politiknya.

Menuju Pemilu 1955

Baca Juga: PKI Setelah Kemerdekaan, Begini Catatan D.N. Aidit tentang Peristiwa Madiun 1948

Menjelang Pemilu 1955, aktivitas politik menjadi salah satu perhatian penting dalam tulisan Aidit.

Ia mencatat adanya penyusunan manifesto untuk pemilihan umum serta perluasan organisasi dan keanggotaan.

Dengan demikian, dalam versi sejarah yang ditulis Aidit pada 1955, periode 1951 hingga menjelang pemilu digambarkan sebagai masa pembangunan kembali organisasi dan penguatan aktivitas politik PKI.

Editor : Silvina
sejarah PKI D.N. Aidit PKI 1951 Pemilu 1955 organisasi PKI