Lapangan padel dengan pagar dan dinding yang menjadi karakteristik permainan dari olahraga tersebut.
PONTIANAK POST – Padel tidak langsung menjadi olahraga yang dimainkan berbagai lapisan masyarakat. Dalam perjalanan sejarahnya, olahraga ini sempat berkembang sebagai aktivitas kalangan elite di Spanyol sebelum menyebar luas ke Argentina dan negara-negara lain.
Historia.ID mencatat, penyebaran padel ke Eropa tidak terlepas dari Pangeran Alfonso Hohenlohe-Langenburg. Ia mengenal permainan tersebut ketika berkunjung ke kediaman Enrique Corcuera di Acapulco pada 1974.
Dibawa Pangeran Alfonso ke Spanyol
Baca Juga: Sebelum Mendunia, Padel Ternyata Lahir dari Eksperimen di Pekarangan Rumah.
Pangeran Alfonso kemudian membawa permainan tersebut ke Spanyol. Ia membangun dua lapangan padel pertama di Eropa di Marbella Club.
Area permainan itu juga mengalami modifikasi. Pangeran Alfonso menambahkan pagar jaring besi-baja di setiap sisi lapangan.
Karena diperkenalkan melalui properti mewah, padel kemudian berkembang di kalangan elite Spanyol. Permainan tersebut dinilai cocok sebagai aktivitas santai dan bersosialisasi.
Baca Juga: Serangan Jantung Saat Bermain Padel Bukan karena Olahraganya Semata, Ini Penjelasannya
Namun, perjalanan padel tidak berhenti di lingkungan kalangan atas.
Padelmania Melanda Argentina
Pada 1980-an, padel kembali menyeberangi Samudra Atlantik menuju Argentina. Salah satu orang yang membawanya adalah Julio Menditenguy, kolega Pangeran Alfonso.
Baca Juga: Mini Soccer hingga Padel Masuk, KONI Kalbar Verifikasi Enam Cabang Olahraga Baru
Di Argentina, perkembangan padel berlangsung dengan cepat. Olahraga tersebut tidak hanya dimainkan di klub-klub mewah, tetapi juga mulai menjamur di berbagai tempat, termasuk bangunan bekas gudang.
Periode 1980-an hingga awal 1990-an bahkan dikenal sebagai era “Padelmania” di Argentina. Masa tersebut menjadi salah satu periode penting dalam perkembangan olahraga padel dan melahirkan sejumlah pemain terkenal.
Menyeberang ke Berbagai Negara
Baca Juga: Komunitas Olahraga di Pontianak Rangkul Banyak Teman Lewat Olahraga Padel
Dari Argentina, perkembangan padel semakin luas. Olahraga tersebut kemudian menjangkau Brasil, Uruguay, Chile, Amerika Serikat, Kanada, Swiss, hingga Prancis.
Federasi-federasi padel mulai bermunculan seiring semakin luasnya olahraga tersebut. Pada 1997, Federasi Padel Internasional menyepakati penggunaan istilah “Padel” sebagai nama resmi olahraga itu.
Perkembangannya sempat tersendat akibat krisis ekonomi 1998. Namun, pada awal 2000-an, padel kembali berkembang dengan Spanyol sebagai salah satu pusat pentingnya.
Baca Juga: Padel vs Pickleball: Ketika Prestise Pengaruhi Gaya Hidup Sehat di Pontianak
Kemitraan strategis FIP dengan Qatar Sports Investments pada 2022 kemudian disebut menjadi salah satu tonggak penting dalam perkembangan padel hingga menjadi olahraga yang semakin dikenal secara global.
Editor : Silvina