PONTIANAK POST - Philodendron Pink Princess dikenal karena daun hijau berbentuk hati dengan variegasi berwarna pink.
Tanaman dengan nama botani Philodendron erubescens ‘Pink Princess’ ini membutuhkan kondisi tumbuh yang tepat agar warna dan pertumbuhannya tetap terjaga.
Balcony Garden Web menyebut keseimbangan antara bagian daun berwarna hijau dan pink penting bagi tanaman.
Baca Juga: 5 Penyebab Philodendron Pink Princess Kehilangan Warna Pink
Bagian hijau dibutuhkan untuk fotosintesis, sementara daun yang sepenuhnya pink memiliki kemampuan fotosintesis lebih rendah.
Perhatikan Variegasi Daun
Jika lebih dari dua daun baru tumbuh sepenuhnya berwarna pink, batang dapat dipangkas di atas node atau titik pertemuan daun.
Cara tersebut disebut dapat mendorong pertumbuhan baru yang berwarna hijau atau memiliki variegasi.
Baca Juga: 6 Langkah Memperbanyak Philodendron Pink Princess di Rumah
Sebaliknya, daun yang seluruhnya berwarna hijau juga dapat mengurangi tampilan khas tanaman.
Karena itu, keseimbangan antara warna hijau dan pink menjadi bagian penting dalam perawatan Pink Princess.
Berikan Cahaya Terang
Philodendron Pink Princess membutuhkan banyak cahaya terang yang tersaring untuk membantu mempertahankan warna daunnya.
Baca Juga: Cara Merawat Philodendron Gloriosum Tricolor Agar Daun Tetap Sehat dan Cantik
Tanaman dapat memperoleh cahaya matahari langsung, tetapi sebaiknya tidak terkena sinar matahari tengah hari yang terlalu kuat. Lokasi yang gelap juga perlu dihindari.
Di dalam rumah, tanaman dapat ditempatkan dekat jendela. Jika jendela menghadap selatan atau barat, posisinya sebaiknya sedikit dijauhkan atau menggunakan tirai tipis agar cahaya tetap tersaring.
Gunakan Media Tanam yang Porous
Media tanam untuk Pink Princess harus memiliki drainase baik. Campuran media tanaman hias yang biasa digunakan untuk pothos dan philodendron dapat digunakan.
Media juga dapat kaya bahan organik. Disarankan menghindari tanah kebun karena drainasenya dapat buruk dan berpotensi menyebabkan masalah pada tanaman.
Baca Juga: Keindahan Tiga Warna Philodendron Gloriosum Tricolor Bikin Penghobi Tanaman Tertarik
Siram Saat Permukaan Mulai Kering
Pink Princess menyukai media yang sedikit lembap, tetapi penyiraman berlebihan perlu dihindari ketika tanaman ditanam dalam pot di dalam rumah.
Tanaman sebaiknya disiram secara menyeluruh ketika lapisan atas media mulai terasa agak kering. Media yang terlalu basah dapat menyebabkan busuk akar, daun menguning, dan layu.
Jaga Suhu dan Kelembapan
Pink Princess dapat tumbuh pada suhu ruangan. Artikel tersebut mencantumkan kisaran ideal sekitar 13–35 derajat Celsius, dengan suhu di atas 18 derajat Celsius disebut lebih baik.
Baca Juga: 8 Tanaman Hias Ini Bikin Kamar Mandi Terasa Segar dan Bebas Lembap
Tanaman juga perlu dijauhkan dari aliran udara dingin dan sumber panas langsung. Jangan menempatkannya dekat jendela terbuka saat musim dingin atau tepat di jalur hembusan pendingin ruangan.
Untuk kelembapan, Pink Princess disebut dapat tumbuh di ruangan dengan udara kering, tetapi kondisi sekitar atau di atas 40 persen dinilai lebih sesuai.
Humidifier, baki berisi kerikil dan air, serta mengelompokkan tanaman dapat digunakan untuk membantu meningkatkan kelembapan.
Baca Juga: Tips Berkebun Pakai Raised Bag agar Tanaman Tumbuh Optimal di Halaman Rumah
Gunakan Moss Pole
Moss pole dapat dipasang di dalam pot untuk membantu akar udara menempel sehingga tanaman tumbuh secara vertikal.
Teknik tersebut meniru kebiasaan pertumbuhan tanaman yang memanjat pohon di habitat aslinya.
Atur Pemupukan
Disarankan pupuk larut air yang seimbang dengan dosis setengah dari takaran yang dianjurkan. Pemupukan dapat dilakukan setiap tiga sampai empat minggu mulai Februari atau Maret.
Jika tanaman memperoleh lebih banyak cahaya, frekuensi pemupukan dapat ditingkatkan menjadi setiap dua sampai tiga minggu.
Baca Juga: Tak Sengaja 3 Spesies Baru Ditemukan dari Tanaman Hias Kolektor, Begini Ceritanya
Untuk wilayah dengan musim dingin, pemberian pupuk dapat dihentikan sekitar Oktober ketika tanaman memasuki masa dorman.
Pemupukan berlebihan perlu dihindari karena Pink Princess termasuk tanaman yang tumbuh relatif lambat.
Repotting dan Pemangkasan
Pink Princess dapat dipindahkan ke pot baru setiap dua sampai tiga tahun, tergantung pertumbuhannya.
Baca Juga: 7 Tips Memilih Tanaman Hias Unik, Jangan Hanya Tergiur Variegata
Pot baru disarankan berukuran sekitar 2–3 inci lebih besar dari pot sebelumnya dengan media tanam baru.
Sebelum repotting, akar yang rusak atau membusuk dapat dipangkas. Untuk pemangkasan rutin, cukup singkirkan daun yang menguning atau rusak.
Untuk pot awal, artikel menyarankan wadah berdiameter 4–5 inci dengan lubang drainase.
Baca Juga: 8 Tanaman Hias yang Bisa Tumbuh di Air dan Bantu Menyaring Udara
Ketika tanaman semakin besar, ukurannya dapat dinaikkan menjadi 6–8 inci, sedangkan tanaman dewasa dapat ditempatkan dalam pot 12–14 inci.
Waspadai Hama dan Penyakit
Philodendron Pink Princess dapat terserang kutu daun, kutu putih, scale, fungus gnats, dan tungau laba-laba.
Sabun insektisida dapat digunakan untuk menangani hama. Sementara itu, menghindari penyiraman berlebihan menjadi salah satu langkah untuk mengurangi risiko penyakit dan masalah jamur.
Baca Juga: Lohansung Kian Populer sebagai Tanaman Hias Estetik untuk Mempercantik Halaman Rumah
Dengan cahaya yang cukup, media memiliki drainase baik, penyiraman terkontrol, serta suhu dan kelembapan yang sesuai, Philodendron Pink Princess dapat dipelihara sebagai tanaman hias dalam ruangan dengan pertumbuhan dan variegasi yang tetap terjaga. (*)
Editor : Chairunnisya