PONTIANAK POST – Penelusuran terhadap sejarah pemberontakan PKI kembali mengungkap keberadaan sebuah dokumen yang disebut memuat rencana revolusi untuk mendirikan negara komunis di Indonesia.
Dilansir dari antaranews, dokumen tersebut berupa buku kecil atau buku saku berjudul ABC Revolusi yang disebut ditulis oleh CC (Comite Central) PKI pada 1957. Isinya, menurut ahli sejarah Universitas Negeri Surabaya Prof Dr Aminuddin Kasdi, merinci tiga rencana revolusi atau pemberontakan PKI.
Temuan dokumen itu menjadi bagian penting dalam pembahasan mengenai jejak rencana politik PKI di Indonesia. Kasdi menyebut dokumen tersebut menjadi bukti historis bahwa rencana pemberontakan yang selama ini diperdebatkan memiliki catatan tertulis.
Baca Juga: Sejarah Lahirnya PKI, Berawal dari Gerakan Buruh dan ISDV pada 1920
Tiga Tahap Rencana Revolusi
Menurut Kasdi, buku tersebut merinci tiga tahapan pemberontakan yang semuanya gagal. Rencana itu disebut memiliki tujuan akhir mendirikan negara komunis di Indonesia.
Dokumen yang ditemukan dalam kondisi lusuh tersebut disebut memberikan gambaran mengenai skenario yang dirancang PKI. Kasdi menyatakan temuan itu berbeda dengan sejumlah kesaksian individual yang tidak mengetahui keseluruhan skenario organisasi.
Baca Juga: PKI dan Gerakan Buruh 1920–1924, Dari Pemogokan hingga Perluasan Organisasi
Ia juga menyatakan bahwa keberadaan dokumen tersebut penting karena berasal dari dokumen PKI sendiri, bukan semata-mata kesaksian pihak lain.
Dikaitkan dengan Rangkaian Konflik Politik
Dalam penjelasannya, Kasdi mengaitkan perjalanan gerakan PKI dengan sejumlah pergolakan politik dan pemberontakan yang terjadi sebelum 1965.
Baca Juga: PKI dan Pemberontakan 1926, Dari Persoalan Internal hingga Tekanan Belanda
Ia menyebut PKI memanfaatkan kondisi ketika pemerintah Indonesia menghadapi Agresi Militer I Belanda pada 1947. Dalam situasi tersebut, menurutnya, terjadi aksi terpusat di Madiun pada 1948.
Sejumlah fakta tersebut kemudian ditempatkan dalam rangkaian sejarah yang lebih panjang hingga Gerakan 30 September 1965.
Dokumen ABC Revolusi menjadi salah satu sumber yang disebut dapat digunakan untuk melihat bagaimana rencana revolusi PKI dibicarakan dalam dokumen internal organisasi pada 1957. ANTARA melaporkan temuan tersebut berdasarkan keterangan Prof Dr Aminuddin Kasdi pada 2014.
Baca Juga: PKI Setelah Kemerdekaan, Begini Catatan D.N. Aidit tentang Peristiwa Madiun 1948
Temuan ini sekaligus menunjukkan bahwa pembahasan mengenai sejarah PKI tidak hanya bersumber dari kesaksian, tetapi juga dapat ditelusuri melalui dokumen-dokumen sejarah yang masih tersimpan.