Philodendron Tortum Punya Daun Tipis dan Berpilin, Ini Cara Merawatnya

Chairunnisya • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 14:43 WIB
Philodendron Tortum, perawatan Philodendron Tortum, tanaman indoor, tanaman hias, Fernleaf Philodendron. (BALCONYGARDENWEB)
Philodendron Tortum, perawatan Philodendron Tortum, tanaman indoor, tanaman hias, Fernleaf Philodendron. (BALCONYGARDENWEB)

PONTIANAK POST -  Philodendron tortum merupakan tanaman hias dengan bentuk daun yang berbeda dari banyak Philodendron lain.

Tanaman yang juga dikenal sebagai Fernleaf Philodendron ini memiliki daun hijau tua yang panjang, tipis, dan menyerupai pakis.

Balcony Garden Web menyebut Philodendron tortum baru diklasifikasikan sebagai spesies tersendiri dalam 20 tahun terakhir.

Baca Juga: 6 Varietas Philodendron yang Mudah Dirawat di Dalam Rumah, Cocok untuk Tanaman Indoor

Tanaman ini memiliki kemampuan beradaptasi dan disebut cukup tahan terhadap berbagai kondisi. Di habitat aslinya, Philodendron tortum tumbuh sebagai tanaman epifit yang memanjat batang pohon.

Akar udaranya membantu tanaman menempel pada tanaman lain. Di rumah, pertumbuhannya dapat diarahkan menggunakan moss pole. Tanaman ini dapat mencapai tinggi sekitar 3–5 kaki atau sekitar 0,9–1,5 meter.

Bisa Diperbanyak dari Stek Batang

Perbanyakan Philodendron tortum dapat dilakukan melalui stek batang maupun air layering. Direkomendasikan stek batang karena dinilai lebih mudah dilakukan.

Baca Juga: Philodendron Lickety Split, Tanaman Berdaun Terbelah yang Unik

Batang dipotong tepat di bawah node, kemudian dibiarkan selama satu hingga dua hari agar bagian potongan membentuk lapisan pelindung dan mengurangi risiko busuk.

Stek selanjutnya dapat ditanam di media tanah atau ditempatkan dalam air. Jika menggunakan air, air perlu diganti setiap lima hingga tujuh hari.

Sementara itu, jika menggunakan media tanah, sumber tersebut menyarankan penyemprotan agar media tetap lembap tetapi tidak terlalu basah.

Baca Juga: 6 Jenis Philodendron Pink yang Punya Warna Daun Menarik

Setelah akar mencapai panjang beberapa inci, tanaman dapat dipindahkan ke dalam wadah.

Waktu yang disarankan untuk melakukan perbanyakan adalah akhir musim semi hingga awal musim panas, ketika tanaman memasuki fase pertumbuhan aktif.

Butuh Cahaya Terang Tidak Langsung

Philodendron tortum membutuhkan cahaya sedang hingga terang tetapi tidak langsung. Jendela yang menghadap timur atau barat maupun balkon dengan cahaya tersaring dapat menjadi pilihan.

Paparan sinar matahari langsung perlu dihindari karena dapat membakar daun tanaman yang tipis dan halus.

Baca Juga: Philodendron Brandi, Tanaman Hias dengan Daun Hijau Keperakan

Gunakan Media Tanam yang Berdrainase Baik

Media tanam untuk Philodendron tortum perlu memiliki drainase yang baik. Bisa menggunakan dua bagian potting mix berkualitas, kemudian menambahkan satu bagian coco coir atau perlite untuk meningkatkan porositas udara.

Satu bagian orchid bark atau horticultural charcoal juga dapat ditambahkan untuk membantu drainase dan menurunkan pH media.

Untuk wadah, sumber tersebut menyarankan pot dengan kedalaman dan lebar setidaknya 8–12 inci. Ukuran ini disebut dapat menyediakan ruang bagi akar dan bertahan digunakan selama beberapa tahun.

Baca Juga: Cara Merawat Philodendron Pink Princess agar Tetap Pink

Siram Setelah Permukaan Tanah Kering

Penyiraman dilakukan dengan membasahi media secara menyeluruh hingga air keluar melalui lubang drainase. Setelah itu, tanaman dibiarkan sebelum kembali disiram.

Penyiraman berikutnya dilakukan ketika sekitar satu inci atau 2,5 sentimeter bagian atas tanah sudah terasa kering. Air dingin juga sebaiknya tidak digunakan karena dapat membuat tanaman mengalami stres.

Pupuk Saat Musim Pertumbuhan

Pemupukan dapat dilakukan untuk mendukung pertumbuhan Philodendron tortum. Namun, pemberian pupuk hanya pada musim semi dan musim panas, bukan musim dingin.

Baca Juga: 5 Penyebab Philodendron Pink Princess Kehilangan Warna Pink

Formula pupuk 20-20-20 disebut dapat digunakan untuk tanaman ini.

Pangkas untuk Mengendalikan Ukuran

Pemangkasan membantu mengendalikan ukuran tanaman sekaligus mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun.

Pemangkasan dilakukan pada musim semi dan musim panas ketika tanaman sedang tumbuh aktif. Batang yang tumbuh terlalu panjang dapat dipotong di atas node.

Namun, pemangkasan berlebihan tidak disarankan. Jika tanaman ditopang moss pole atau teralis, kebutuhan pemangkasan juga dapat berkurang.

Baca Juga: 6 Langkah Memperbanyak Philodendron Pink Princess di Rumah

Waspadai Tungau dan Kutu Daun

Beberapa hama yang dapat menyerang Philodendron tortum antara lain tungau laba-laba, kutu daun, dan kutu putih. Disarankan penggunaan minyak neem untuk mengatasinya.

Tanaman ini secara umum disebut cukup kuat, tetapi dapat mengalami penyakit jamur seperti bercak daun dan busuk akar.

Kondisi tersebut dapat berkaitan dengan penyiraman berlebihan atau kelembapan yang terlalu tinggi. (*)

Editor : Chairunnisya
tanaman indoor Philodendron Tortum perawatan Philodendron Tortum Fernleaf Philodendron tanaman hias