Cara Memangkas Philodendron agar Tidak Tumbuh Terlalu Panjang

Chairunnisya • Dipublikasikan Jumat, 18 September 2026 | 14:53 WIB
Pemangkasan Philodendron dapat dilakukan untuk mengendalikan bentuk tanaman dan membantu pertumbuhan batang baru ke arah samping. (BALCONYGARDENWEB)
Pemangkasan Philodendron dapat dilakukan untuk mengendalikan bentuk tanaman dan membantu pertumbuhan batang baru ke arah samping. (BALCONYGARDENWEB)

PONTIANAK POST - Philodendron tidak selalu membutuhkan pemangkasan untuk tetap hidup, tetapi pemangkasan dapat membantu mencegah varietas yang tumbuh tinggi terlihat kurus dan tidak seimbang.

Pemangkasan juga dapat dilakukan ketika tanaman mulai memenuhi ruang, memiliki pertumbuhan yang panjang, kerdil, atau tumbuh tidak beraturan.

Balcony Garden Web menyebut musim semi hingga awal musim panas sebagai waktu terbaik untuk memangkas Philodendron. Awal musim gugur juga dapat menjadi waktu yang baik untuk pemangkasan berkala.

Baca Juga: Philodendron Tortum Punya Daun Tipis dan Berpilin, Ini Cara Merawatnya

Sementara itu, pemangkasan ringan dapat dilakukan kapan saja, terutama untuk membuang daun yang menguning serta bagian tanaman yang sakit atau rusak.

1. Potong Batang Panjang di Atas Node

Pemangkasan sebaiknya tidak dilakukan dengan memotong tanaman secara sembarangan.

Salah satu langkah utama adalah memangkas batang terpanjang yang tumbuh tidak sesuai bentuk yang diinginkan. Potong batang tepat di atas node.

Baca Juga: 6 Varietas Philodendron yang Mudah Dirawat di Dalam Rumah, Cocok untuk Tanaman Indoor

Cara tersebut tidak hanya membantu mempertahankan bentuk tanaman, tetapi juga mendorong pertumbuhan batang baru ke arah samping sehingga tanaman menjadi lebih rimbun.

2. Buang Bagian yang Rusak

Periksa daun dan batang sebelum melakukan pemangkasan. Bagian yang berwarna kuning, rusak, cokelat, atau menunjukkan tanda penyakit dapat dipotong.

Menurut Balcony Garden Web, langkah ini penting untuk membantu mempertahankan kesehatan tanaman.

Baca Juga: Philodendron Lickety Split, Tanaman Berdaun Terbelah yang Unik

3. Jangan Pangkas Tanaman yang Masih Muda

Philodendron yang masih muda sebaiknya tidak langsung dipangkas. Tanaman perlu dibiarkan tumbuh hingga mulai bercabang dan memiliki pertumbuhan yang cukup kuat.

Pemangkasan terlalu dini dapat mengganggu siklus pertumbuhan pada tahap awal perkembangan tanaman.

4. Manfaatkan Hasil Pangkas untuk Bibit Baru

Potongan sehat dari tanaman yang dipangkas tidak harus dibuang. Disarankan memilih potongan batang sepanjang sekitar 5–6 inci atau sekitar 12,7–15,2 sentimeter.

Potong batang di bawah node daun, kemudian buang daun bagian bawah. Potongan tersebut dapat ditanam dalam pot baru atau ditanam bersama tanaman induknya untuk menghasilkan tanaman baru.

Baca Juga: Philodendron Brandi, Tanaman Hias dengan Daun Hijau Keperakan

Perawatan Setelah Philodendron Dipangkas

Perawatan setelah pemangkasan diperlukan agar tanaman dapat melewati masa pemulihan. Tanah perlu dijaga tetap lembap, tetapi tidak sampai terlalu basah.

Pemberian lapisan mulsa tipis untuk membantu mempertahankan kelembapan, mengendalikan gulma, dan mengatur suhu tanah. Setelah pemangkasan, biarkan tanaman beristirahat selama sekitar satu minggu.

Setelah itu, tanaman dapat diberi pupuk cair seimbang yang telah diencerkan hingga seperempat dari kekuatan yang dianjurkan.

Baca Juga: 6 Jenis Philodendron Pink yang Punya Warna Daun Menarik

Hindari Sinar Matahari Langsung untuk Sementara

Philodendron yang baru dipangkas sebaiknya tidak ditempatkan di bawah sinar matahari langsung selama setidaknya 7–8 hari.

Setelah periode tersebut, paparan sinar matahari pagi selama 3–4 jam, kemudian dilanjutkan dengan cahaya tidak langsung sepanjang hari, dapat diberikan kepada tanaman.

Dengan waktu pemangkasan yang tepat dan perawatan setelahnya, pemangkasan dapat digunakan untuk mengendalikan ukuran Philodendron sekaligus mendorong pertumbuhan yang lebih rimbun.  (*) 

Editor : Chairunnisya
perawatan philodendron Philodendron cara memangkas Philodendron pemangkasan tanaman tanaman hias