PONTIANAK POST - Kondisi lingkungan menjadi salah satu hal penting dalam merawat Philodendron Spiritus Sancti.
Balcony Garden Web menyebut, tanaman ini menyukai cahaya terang tidak langsung. Meskipun masih dapat menerima sedikit naungan, tanaman perlu dijauhkan dari paparan sinar matahari langsung.
Sinar matahari langsung dapat terlalu kuat dan berisiko merusak daun.
Baca Juga: Philodendron Spiritus Sancti, Tanaman Langka dengan Daun Besar hingga 91 Sentimeter
Siram Ketika Bagian Atas Media Mengering
Penyiraman dilakukan ketika bagian atas media tanam sedalam sekitar 1 inci atau 2,5 sentimeter sudah terasa kering saat disentuh.
Tanaman menyukai media yang lembap, tetapi tidak boleh dibiarkan terlalu basah. Drainase yang baik juga penting agar akar tidak terendam air.
Baca Juga: Cara Memperbanyak Philodendron Atabapoense dengan Stek Batang, Ini Langkahnya
Gunakan Media Kaya Nutrisi
Media tanam Philodendron Spiritus Sancti sebaiknya kaya nutrisi dan memiliki drainase yang baik. Sumber menyarankan campuran tanah pot, perlit, dan peat moss.
Campuran tersebut juga dapat diberi pupuk lepas lambat untuk membantu menyediakan nutrisi bagi tanaman.
Pertahankan Suhu Hangat
Sebagai tanaman tropis, Philodendron Spiritus Sancti membutuhkan lingkungan yang hangat. Suhu yang disarankan berada pada kisaran 65–80 derajat Fahrenheit atau sekitar 18–27 derajat Celsius.
Tanaman juga perlu dijauhkan dari aliran udara dingin karena kondisi tersebut dapat merusak daun.
Baca Juga: Mengenal Philodendron Atabapoense, Tanaman Tropis dengan Daun Besar Berbentuk Hati
Jaga Kelembapan Tinggi
Philodendron Spiritus Sancti menyukai lingkungan dengan kelembapan tinggi.
Untuk membantu mempertahankan kelembapan, pemilik tanaman dapat menggunakan humidifier atau menempatkan nampan berisi kerikil dan air di dekat tanaman.
Kondisi tersebut membantu menyediakan lingkungan yang lebih lembap bagi tanaman tropis ini. (*)
Editor : Chairunnisya