PONTIANAK POST - Kerusakan akibat rayap sering kali berlangsung dari bagian yang tidak langsung terlihat.
Hama ini dapat menyerang berbagai benda dan bagian rumah yang menggunakan kayu.
Menurut Allan Bossel, ahli operasional dari Bed Bug Exterminator yang dikutip Better Homes & Gardens, kerusakan rayap pada rumah berbahan kayu dapat menyebabkan masalah seperti plafon melengkung, tangga tidak aman, serta tiang dan balok yang dapat mengalami kerusakan.
Baca Juga: Pipanisasi Bisa Jadi Cara Mencegah Rayap Sejak Rumah Mulai Dibangun
Furnitur, kabinet, dan lantai kayu juga dapat mengalami kerusakan akibat rayap.
Jika dibiarkan, kerusakan tersebut dapat berdampak pada bagian struktural bangunan.
Rayap Bisa Masuk dari Celah Rumah
Rayap dapat masuk melalui retakan pada fondasi, celah di sekitar pipa, atau bagian kayu yang bersentuhan langsung dengan tanah.
Baca Juga: Pilihan Lantai dan Furnitur untuk Mengurangi Risiko Serangan Rayap
Setelah masuk, rayap dapat membuat terowongan tersembunyi untuk menjaga kelembapan ketika bergerak antara sarang dan sumber makanan.
Karena aktivitasnya dapat berlangsung di balik permukaan, tanda-tanda awal perlu diperhatikan.
Terowongan Lumpur pada Dinding atau Fondasi
Salah satu tanda yang disebut BHG adalah keberadaan terowongan lumpur berukuran seperti pensil pada dinding atau fondasi.
Baca Juga: Cara Mencegah Rayap Masuk Rumah dengan Penghalang pada Dinding
Terowongan tersebut dapat menjadi petunjuk adanya aktivitas rayap di sekitar rumah.
Selain itu, pemilik rumah perlu memperhatikan keberadaan sayap yang terlepas di dekat jendela atau pintu.
Kayu Terdengar Kosong Saat Diketuk
Kayu yang terdengar kosong ketika diketuk juga dapat menjadi tanda keberadaan rayap.
Kerusakan dari dalam dapat membuat kondisi kayu berubah meskipun bagian permukaannya belum menunjukkan kerusakan yang jelas. Retakan pada fondasi juga perlu diperhatikan.
Baca Juga: Tips Memilih Material Kabinet Dapur agar Tahan Rayap dan Kelembapan
Perhatikan Lantai, Dinding, dan Plafon
Lantai, dinding, atau plafon yang rusak maupun melengkung dapat menjadi tanda adanya pelemahan struktur akibat kerusakan dari dalam.
Karena itu, tanda-tanda tersebut tidak sebaiknya diabaikan, terutama jika muncul bersamaan dengan indikasi lain seperti terowongan lumpur, sayap yang terlepas, atau kayu yang terdengar kosong.
Mengenali tanda lebih awal dapat membantu pemilik rumah mengetahui adanya masalah rayap sebelum kerusakan berkembang lebih jauh. (*)
Editor : Chairunnisya