PONTIANAK POST - Salah satu langkah untuk mengurangi risiko rayap masuk ke rumah adalah menghindari kontak langsung antara kayu dan tanah.
Jeremy Logsdon, pemilik perusahaan pengendalian hama yang dikutip dari Better Homes & Gardens, menyarankan adanya jarak setidaknya 6 inci atau sekitar 15 sentimeter antara tanah dan bagian kayu pada struktur rumah.
Bagian yang dimaksud antara lain pelapis dinding, kusen pintu, dan tiang dek.
Baca Juga: Kenali Tanda Rayap Sebelum Kerusakan Kayu Rumah Semakin Parah
Perhatikan Area Crawl Space
Rumah yang memiliki ruang merangkak atau *crawl space* juga membutuhkan perhatian terhadap kondisi di bawah bangunan.
Ventilasi perlu diperhatikan dan sisa kayu sebaiknya tidak dibiarkan berada di atas tanah pada area tersebut.
Kurangi Kelembapan di Sekitar Rumah
Kelembapan menjadi salah satu kondisi yang perlu dikendalikan untuk mengurangi risiko rayap. Kebocoran pipa, keran, maupun unit pendingin udara perlu segera diperbaiki.
Baca Juga: Pipanisasi Bisa Jadi Cara Mencegah Rayap Sejak Rumah Mulai Dibangun
Talang dan pipa pembuangan air juga perlu dijaga tetap bersih agar air dapat diarahkan menjauh dari fondasi. Drainase di sekitar rumah perlu diperbaiki agar air tidak berkumpul di dekat bangunan.
Singkirkan Sumber Makanan Rayap
Rayap mencari kayu dan material yang mengandung selulosa, bukan sisa makanan seperti yang dicari sebagian hama lainnya.
Karena itu, kayu bakar sebaiknya ditumpuk di atas permukaan tanah dan dijauhkan dari rumah. Pemilik rumah juga disarankan menyingkirkan tunggul pohon lama, akar, serta sisa kayu dari halaman.
Baca Juga: Pilihan Lantai dan Furnitur untuk Mengurangi Risiko Serangan Rayap
Jangan Biarkan Mulsa Menempel Fondasi
Mulsa juga perlu diperhatikan ketika digunakan di sekitar rumah.
Disarankan agar mulsa tidak menumpuk hingga menempel pada fondasi rumah. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mengurangi kondisi yang dapat menarik rayap mendekati bangunan.
Tutup Celah yang Bisa Menjadi Jalan Masuk
Fondasi rumah perlu diperiksa untuk menemukan retakan atau celah yang dapat menjadi jalan masuk rayap. Area di sekitar pipa dan kabel utilitas yang masuk ke dalam rumah juga perlu diperiksa.
Baca Juga: Tips Memilih Material Kabinet Dapur agar Tahan Rayap dan Kelembapan
Celah tersebut dapat ditutup menggunakan bahan penyegel agar akses rayap menjadi lebih sulit.
Dengan menjaga jarak antara kayu dan tanah, mengendalikan kelembapan, membersihkan sumber makanan, serta menutup celah, risiko rayap masuk ke rumah dapat dikurangi. (*)
Editor : Chairunnisya