Waspada Penipuan Mengatasnamakan CS Shopee, Korban Mengaku Terjebak  Pinjaman dan Rugi Rp50 Juta

Silvina • Dipublikasikan Selasa, 22 September 2026 | 13:21 WIB
Ilustrasi modus penipuan digital yang mengatasnamakan layanan Shopee melalui pesan dan panggilan WhatsApp.
Ilustrasi modus penipuan digital yang mengatasnamakan layanan Shopee melalui pesan dan panggilan WhatsApp.

 

PONTIANAK POST, seorang perempuan membagikan pengalaman menjadi korban penipuan yang mengatasnamakan Customer Service (CS) Shopee. Ia mengaku mengalami kerugian sekitar Rp50 juta setelah mengikuti arahan pelaku melalui pesan dan panggilan WhatsApp.

Pengalaman tersebut disampaikan melalui YouTube Shorts akun FastCorelD62 pada 16 September 2026. Korban mengungkap kronologi penipuan sekaligus mengingatkan pengguna Shopee agar lebih berhati-hati.

Berawal dari Pesan Akun Terancam Diblokir

Baca Juga: Mengaku Sebagai Admin Tiktok Baim Paula, Seorang Warga jadi Korban Penipuan

Korban mengaku telah menggunakan Shopee sejak 2017 untuk berbelanja sekaligus berjualan online. Selama menggunakan aplikasi tersebut, ia menyebut baru kali ini mengalami penipuan.

Kronologi yang disampaikan korban meliputi:

Baca Juga: Warga Palembang Jadi Korban Penipuan Penjual Tiket Coldplay

Baca Juga: Awas! Penipuan Social Engineering Kembali Marak, bank bjb Edukasi Nasabah agar tidak Jadi Korban

Baca Juga: Pemerintah Perkuat Penanganan Kejahatan Digital, Fokus pada Perjudian Online, Penipuan, dan Perlindungan Kelompok Rentan

Korban Mengaku Harus Membayar Cicilan

Korban mengaku mengalami kerugian sekitar Rp50 juta dan harus membayar cicilan sekitar Rp5 juta per bulan atas pinjaman yang menurut pengakuannya tidak digunakan.

Ia mengaku mengalami kepanikan hingga gemetar setelah menyadari telah menjadi korban penipuan. Pengalaman tersebut kemudian dibagikan sebagai peringatan agar pengguna Shopee tidak mudah percaya pada pesan atau panggilan yang mengatasnamakan layanan resmi.

 

Editor : Silvina
Penipuan Shopee Modus scam CS Shopee palsu pinjaman online kejahatan digital