PONTIANAK POST- Sejumlah foto di kamar Ade Irma Suryani Nasution menjadi bagian dari koleksi yang menyimpan cerita tentang kehidupan putri bungsu Jenderal AH Nasution tersebut.
Foto-foto itu turut diceritakan dalam tulisan Rumikas Journey mengenai kunjungan ke Museum AH Nasution.
Potret Ade Irma
Baca Juga: Menyusuri Kamar Ade Irma Suryani di Museum AH Nasution, Ada Seragam Tentara yang Tak Sempat Dipakai
Di kamar Ade Irma terdapat beberapa foto pribadi yang menampilkan wajahnya ketika masih kecil. Foto-foto tersebut memperlihatkan sosok anak yang digambarkan memiliki senyum polos.
Di antara koleksi tersebut terdapat satu foto yang menarik perhatian, yakni foto Ade Irma bersama Pierre Tendean.
Pierre Tendean merupakan ajudan AH Nasution yang juga menjadi korban dalam peristiwa 1965. Pada malam penyerbuan, ia ditangkap dan kemudian dibawa ke Lubang Buaya.
Baca Juga: Museum AH Nasution Simpan Jejak Peristiwa 1965, Ada Diorama hingga Lubang Bekas Peluru
Dua Sosok dalam Satu Bingkai
Foto Ade Irma bersama Pierre Tendean menjadi bagian dari cerita yang tersimpan di museum. Keduanya memiliki usia dan peran yang berbeda, tetapi sama-sama berada dalam pusaran tragedi yang terjadi pada 1965.
Selain foto, kamar Ade Irma juga menyimpan berbagai benda yang berkaitan dengan kehidupan masa kecilnya.
Baca Juga: Kisah Sayid Fahrul Baraqbah, Keturunan Arab dari Kalimantan yang Bergabung dengan PKI
Koleksi tersebut membuat kisah di museum tidak hanya berkaitan dengan peristiwa besar dalam sejarah, tetapi juga menghadirkan sisi kehidupan orang-orang yang berada di dalamnya.
Editor : Silvina