PONTIANAK POST - Setelah daun begonia ditempatkan di media tanam, kelembapan menjadi bagian penting dalam proses perbanyakan.
Daun perlu tetap berada dalam kondisi yang mendukung hingga tanaman baru mulai muncul. Menurut Balcony Garden Web, metode ini terutama dapat diterapkan pada Rex Begonia menggunakan daun yang sehat.
Gunakan Daun yang Sehat
Pilih daun begonia yang sehat, tidak rusak, memiliki warna baik, dan mempunyai urat yang cukup tebal.
Baca Juga: Begonia Bisa Diperbanyak dari Daun, Ini Cara Melakukan Stek dengan Benar
Setelah daun dipotong menggunakan gunting atau pisau yang telah disterilkan, balik daun hingga bagian urat terlihat. Buat potongan kecil sekitar setengah inci pada sekitar lima hingga enam urat yang tebal.
Daun kemudian diletakkan di atas media tanam dengan bagian urat yang telah dipotong menyentuh permukaan media.
Gunakan T-Pin atau Kerikil
T-pin dapat digunakan untuk menahan daun agar tetap berada pada posisinya. Hindari menempatkan pin tepat di atas urat daun.
Baca Juga: Bunga Begonia Cocok Jadi Hadiah, Ini Maknanya dalam Berbagai Budaya
Jika daun mulai menggulung setelah beberapa hari, kerikil dapat ditempatkan di bagian sudut daun untuk mempertahankan kontak antara daun dan media tanam.
Jaga Kondisi Tetap Lembap
Pot dapat ditutup menggunakan plastik, tetapi posisi plastik tidak boleh menyentuh daun. Letakkan pot di tempat yang memperoleh cahaya terang tanpa terkena sinar matahari langsung.
Plastik dapat disemprot air setiap hari untuk mempertahankan kelembapan. Sementara itu, media tanam disiram sekitar setiap enam hingga delapan hari.
Baca Juga: Arti Bunga Begonia Berdasarkan Warna, Merah Muda hingga Merah Punya Makna Berbeda
Penggunaan penutup plastik bersifat opsional, tetapi dapat meningkatkan peluang keberhasilan propagasi. (*)
Editor : Chairunnisya