PONTIANAK POST - Rayap bukan satu-satunya serangga yang dapat merusak kayu di rumah.
Sejumlah hama lain juga dapat membuat lubang, terowongan, dan kerusakan pada bagian kayu hingga mengganggu struktur bangunan.
The Spruce menyebut serangga perusak kayu dapat menyerang struktur seperti dek dan gudang.
Baca Juga: Rayap atau Kayu Lapuk? Jangan Keliru, Ini Cara Membedakannya
Tanda keberadaannya antara lain lubang kecil berbentuk bulat, serbuk atau serpihan kayu di sekitar lubang, lantai yang berderit, dinding atau lantai yang berubah bentuk, serta terowongan pada balok dan bagian penyangga.
Berikut lima serangga yang perlu diwaspadai.
1. Rayap
Rayap disebut sebagai salah satu hama pemakan kayu paling merusak.
Baca Juga: Cara Memastikan Jenis Serangga Sebelum Mengatasi Kerusakan Kayu
Serangga ini memiliki tubuh berwarna putih hingga cokelat muda, kepala berbentuk kotak atau oval, antena lurus, serta empat sayap dengan ukuran seragam yang lebih panjang daripada tubuhnya.
Kerusakan akibat rayap pada tahap awal dapat menyerupai kerusakan karena air.
Tandanya antara lain kayu melengkung, lantai berderit, lantai atau plafon membengkak, serta munculnya lubang-lubang kecil pada struktur kayu.
Rayap tidak menghasilkan serbuk gergaji. Namun, beberapa jenis rayap meninggalkan butiran yang tampak seperti serbuk gergaji. Material tersebut sebenarnya merupakan frass atau kotoran rayap.
2. Semut Tukang Kayu
Semut tukang kayu tidak memakan kayu. Serangga ini membuat terowongan pada kayu untuk membangun sarang.
Baca Juga: Cara Mengenali Rayap dari Terowongan dan Kerusakan pada Kayu
Semut tersebut berukuran sekitar 0,6 hingga 1,3 sentimeter, dengan tubuh berwarna hitam atau merah. Ciri lainnya adalah antena yang menekuk dan bagian pinggang yang sempit.
Semut tukang kayu biasanya meninggalkan serpihan kayu atau frass yang didorong keluar melalui lubang-lubang kecil.
Serangga ini lebih menyukai kayu yang lunak dan lembap, termasuk bagian rumah di sekitar sumber air.
Jika sejumlah semut tukang kayu terlihat terbang di dalam rumah, kondisi tersebut dapat menjadi tanda koloni sedang bersiap berkembang.
Baca Juga: Cara Membedakan Rayap dan Semut Tukang Kayu di Rumah
3. Lebah Tukang Kayu
Lebah tukang kayu memiliki penampilan menyerupai lebah besar, tetapi tidak memiliki garis-garis kuning seperti lebah tertentu.
Bagian tubuhnya berbulu kekuningan di dekat kepala, sedangkan bagian bawah tubuhnya berwarna hitam atau metalik dan tampak halus.
Serangga ini tidak memakan kayu. Namun, lebah tukang kayu membuat terowongan untuk membangun sarang dan dapat menyebabkan kerusakan pada struktur kayu.
Baca Juga: Cek Rumah dari Rayap, Kenali Kotoran yang Mirip Serbuk Gergaji
Lebah tersebut cenderung menyerang kayu lunak di bagian luar bangunan yang tidak dicat dan telah terpapar cuaca. Dek, furnitur, rumah, dan bangunan kayu termasuk bagian yang dapat menjadi sasaran.
4. Kumbang Bubuk Kayu
Kumbang bubuk kayu atau powderpost beetle disebut sebagai salah satu serangga yang paling merusak kayu keras setelah rayap. Serangga ini jarang terlihat karena aktif pada malam hari.
Namun, keberadaannya dapat dikenali melalui lubang-lubang kecil yang dikelilingi serbuk kayu halus. Lantai, panel, furnitur, dan berbagai material kayu dapat menjadi sasaran.
Baca Juga: Rayap Bawah Tanah Asia Terdeteksi di Tampa Bay untuk Pertama Kalinya
Furnitur antik termasuk yang rentan terhadap serangan serangga ini.
Kumbang berwarna cokelat hingga kemerahan dan dapat masuk ke rumah melalui kayu bakar, furnitur lama, atau material kayu keras yang digunakan dalam konstruksi.
5. Kumbang Furnitur
Kumbang furnitur sering disebut woodworm karena larvanya berupa belatung kecil berwarna putih yang memakan kayu lunak maupun kayu keras berusia setidaknya 10 tahun.
Baca Juga: Harapan Besar bagi Petani, Serangga Kecil dari Afrika Bisa Tingkatkan Panen Sawit
Serangga ini menyukai kayu yang lembap dan dapat ditemukan pada lantai kayu, ruang merangkak, serta pelapis dinding kayu.
Tubuhnya berwarna cokelat kemerahan dengan bentuk lonjong dan antena bersegmen. Kumbang dewasa yang keluar dari kayu meninggalkan lubang kecil berdiameter sekitar 0,3 sentimeter.
Lubang tersebut biasanya dikelilingi frass berbentuk serbuk akibat aktivitas terowongan yang dibuat larva.
Baca Juga: 7 Cara Ampuh Mengusir Serangga Taman dari Rumah Secara Alami dan Tanpa Bahan Kimia
Cara Mengenali Serangan Hama Kayu
Pemilik rumah dapat memeriksa keberadaan hama melalui lubang-lubang kecil pada kayu, tumpukan serbuk atau serpihan kayu, serta terowongan pada balok lantai, tiang, dan balok plafon.
Serangga yang beterbangan di sekitar kusen jendela, kolam, bangunan luar, atau furnitur kayu di luar rumah juga dapat menjadi tanda adanya infestasi.
Namun, mengidentifikasi jenis serangga secara tepat tidak selalu mudah karena hama tersebut sering bersembunyi di dalam kayu.
The Spruce menyarankan meminta bantuan ahli pengendalian hama untuk mengidentifikasi serangga, menilai tingkat kerusakan, dan menentukan penanganan yang diperlukan.
Sebagian besar hama perusak kayu juga tertarik pada kayu yang basah atau lembap. Karena itu, kondisi kelembapan pada bagian bangunan perlu diperhatikan untuk membantu mengurangi risiko serangan. (*)
Editor : Chairunnisya