PONTIANAK POST - Menanam jambu biji dalam pot membutuhkan perawatan agar tanaman tetap tumbuh dan menghasilkan buah.
Beberapa hal yang perlu diperhatikan meliputi lokasi, media tanam, penyiraman, pemangkasan, pupuk, dan pengaturan buah.
Untuk lokasi, pohon jambu biji membutuhkan setidaknya enam hingga tujuh jam sinar matahari langsung setiap hari.
Baca Juga: Cara Menanam Jambu Biji dalam Pot, Cocok untuk Lahan Terbatas
Semakin banyak mendapatkan cahaya matahari, semakin baik untuk pertumbuhan dan produksi buah.
Media Tanam Harus Memiliki Drainase Baik
Balcony Garden Web menyebut media tanam berkualitas dapat digunakan untuk menanam jambu biji dalam pot.
Pilihan lainnya adalah membuat media sendiri dengan perbandingan yang sama antara kompos, pasir, dan tanah.
Baca Juga: Tak Punya Lahan Luas? Begini Cara Menanam dan Merawat Jambu Biji di Pot
Media tanam tersebut memiliki pH antara 5,5 hingga 7,5. Bahan organik seperti pupuk kandang sapi yang sudah matang juga dapat ditambahkan ketika tanaman mulai ditanam.
Penyiraman Perlu Disesuaikan
Tanaman muda atau jambu biji yang sedang membentuk bunga perlu disiram secara teratur dan mendalam agar tanah tetap sedikit lembap.
Penyiraman disebut membantu pembentukan buah yang lebih berair dan manis. Tanaman dapat disiram ketika lapisan tanah bagian atas mulai terasa sedikit kering saat disentuh.
Baca Juga: Kendalikan Diabetes dengan Makan Salad Jambu Biji
Pemangkasan dan Penjarangan Buah
Pemangkasan penting untuk mempertahankan bentuk dan ukuran pohon jambu biji. Cabang yang kering, mati, rusak, atau sakit dapat dipangkas kapan saja.
Setelah panen atau pada awal musim pertumbuhan, cabang yang panjang dan tidak bercabang serta cabang yang saling bersilangan dapat dipotong.
Pemangkasan juga dilakukan terhadap cabang yang menghalangi masuknya sinar matahari.
Selain memangkas, buah juga perlu dijarangkan. Disarankan agar tidak lebih dari empat buah dibiarkan pada setiap cabang.
Baca Juga: Tips Berkebun Pakai Raised Bag agar Tanaman Tumbuh Optimal di Halaman Rumah
Buah juga perlu dijarangkan apabila tumbuh pada cabang yang kecil dan lemah.
Pupuk Diberikan Setiap Bulan
Jambu biji disebut merespons pemberian pupuk setiap bulan.
Ketika tanaman masih muda dan belum menghasilkan buah, pupuk dengan komposisi 6:6:6:2 atau NPKMg dapat digunakan untuk mempercepat pertumbuhan.
Setelah tanaman mulai menghasilkan buah, komposisinya diubah menjadi 8:3:9:2.
Baca Juga: Raised Bag Jadi Pilihan Berkebun Praktis untuk Halaman Rumah yang Lahannya Terbatas
Mulsa dari bahan organik juga dapat diberikan untuk membantu mempertahankan kelembapan tanah dan membantu melindungi akar ketika musim dingin. (*)
Editor : Chairunnisya