Tak Perlu Beli Pupuk, 10 Bahan di Rumah Ini Bisa Bantu Tanaman Tumbuh Subur

Khoiril Arif Ya'qob • Dipublikasikan Kamis, 1 Oktober 2026 | 11:22 WIB
Pupuk cair dari sisa sayuran ini sangat cocok untuk para penanam di dalam pot dan merupakan salah satu resep terbaik untuk menanam sayuran serta bunga yang indah. (Balcony Garden Web)
Pupuk cair dari sisa sayuran ini sangat cocok untuk para penanam di dalam pot dan merupakan salah satu resep terbaik untuk menanam sayuran serta bunga yang indah. (Balcony Garden Web)

PONTIANAK POST - Merawat tanaman sayuran dan bunga tidak selalu membutuhkan pupuk yang dibeli di toko.

Balcony Garden Web membagikan 10 resep pupuk organik rumahan yang dapat dibuat menggunakan berbagai bahan sederhana, mulai dari sisa sayuran hingga kulit buah.

Menurut situs tersebut, pupuk buatan sendiri dapat menjadi pilihan yang lebih ramah lingkungan dan ekonomis.

Teh Kompos hingga Pupuk dari Sisa Sayuran

Salah satu resep yang dibagikan adalah compost tea atau teh kompos. Pupuk cair ini dibuat menggunakan kompos, air, molase, ember, dan pompa aerator.

Baca Juga: Merawat Jagung dalam Pot, Perhatikan Air, Cahaya, dan Pupuk

Proses pembuatannya membutuhkan waktu sekitar dua hingga tiga hari sebelum dapat digunakan untuk menyiram tanah atau sebagai semprotan daun.

Ada pula pupuk cair dari sisa sayuran dan buah. Bahan tersebut dihaluskan dengan blender, kemudian dicampur dengan air dan bahan tambahan sebelum didiamkan selama 24 jam.

Larutan akhirnya dapat diaplikasikan langsung ke tanah di sekitar pangkal tanaman.

Baca Juga: Jangan Buru-Buru Dibuang! Begini Cara Mudah Sulap Sampah Dapur Jadi Pupuk Kompos Alami

Manfaatkan Gulma dan Kulit Pisang

Gulma serta potongan rumput dari halaman juga dapat dimanfaatkan. Disarankan memasukkannya ke dalam ember berisi air dan mendiamkannya selama dua hingga empat minggu.

Namun, gulma yang sebelumnya diberi herbisida tidak boleh digunakan.

Kulit pisang juga memiliki beberapa metode pemanfaatan. Kulitnya bisa dimasukkan ke kompos, dikeringkan sebagai mulsa, difermentasi menjadi semprotan, atau dikeringkan dan dihancurkan menjadi bubuk.

Artikel tersebut menyebut kulit pisang kaya kalium serta mengandung sejumlah mineral seperti kalsium, magnesium, dan natrium.

Ada Pula Emulsi Ikan dan Air Akuarium

Resep lainnya mencakup fish emulsion, pupuk rumahan yang dibuat dari sisa ikan, bahan organik, molase, dan air.

Setelah melalui proses selama sekitar satu minggu, larutan perlu diencerkan sebelum digunakan pada tanah atau daun.

Selain itu, air bekas akuarium juga disebut dapat dimanfaatkan untuk menyiram tanaman karena mengandung sejumlah nutrisi. Resep lainnya menggunakan rumput laut, garam Epsom, hingga kulit delima.

Baca Juga: Cabai dalam Pot Bisa Produktif, Perhatikan Air, Pupuk dan Suhu

Dengan memanfaatkan bahan-bahan yang tersedia di rumah, berbagai resep tersebut menawarkan cara lain untuk memberikan nutrisi pada tanaman sayuran dan bunga sekaligus memanfaatkan kembali sejumlah limbah rumah tangga.

Editor : Khoiril Arif Ya'qob
pupuk organik rumahan pupuk buatan sendiri 10 bahan di rumah