Bisa Panen Dari Rumah, Ini 3 Trik Berkebun Organik Untuk Pemilik Lahan Sempit

Miftahul Khair • Dipublikasikan Kamis, 8 Oktober 2026 | 14:54 WIB
Ilustrasi memanfaatkan balkon apartemen untuk menanam sayuran. (YOUTUBE/ @her86m2)
Ilustrasi memanfaatkan balkon apartemen untuk menanam sayuran. (YOUTUBE/ @her86m2)

PONTIANAK POST - Memiliki pekarangan sempit tak jadi alasan untuk mengurungkan niat memiliki kebun sendiri. Sudut halaman, teras, balkon, bahkan area dekat dapur bisa dimanfaatkan untuk menanam sayuran. Dengan pemilihan tanaman dan wadah yang tepat, ruang terbatas tetap bisa menghasilkan bahan pangan untuk kebutuhan sehari-hari.

Praktik berkebun di ruang terbatas atau urban gardening juga berkembang di sejumlah kota di Asia. Di Cina, misalnya, balkon apartemen dimanfaatkan sebagai kebun mini untuk menanam berbagai tanaman pangan. Melansir dari China Daily, pada 2022 seorang penghuni apartemen di Shenzhen yang memanfaatkan balkon seluas 5 meter persegi untuk menanam lemon, tomat, terung, blueberry, hingga mint.

Sementara di Jepang, Kementerian Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan Jepang atau MAFF menyediakan panduan kitchen garden yang menunjukkan bahwa sayuran dapat ditanam menggunakan wadah sederhana, termasuk wadah makanan bekas dan botol plastik.

Baca Juga: Cara Menanam Bawang dari Biji, Mulai Penyemaian hingga Masa Panen

1.  Mulai dari Tanaman yang Mudah      

Bagi pemula, sebaiknya tidak langsung memilih terlalu banyak jenis tanaman. Sayuran berdaun seperti selada, bayam, sawi, dan berbagai tanaman herba bisa menjadi pilihan karena relatif mudah ditanam dalam wadah.

Melansir dari laman MAFF, konsep kitchen garden dapat diterapkan menggunakan berbagai wadah yang mudah ditemukan di rumah.

MAFF juga memperkenalkan penanaman baby leaf, yakni daun muda yang dapat dipanen dalam waktu relatif singkat. Cara ini cocok diterapkan di rumah dengan ruang terbatas karena jumlah tanaman dapat disesuaikan dengan tempat yang tersedia.

2. Manfaatkan Pot dari Wadah Bekas

Tidak harus membeli pot baru untuk memulai kebun. Wadah bekas yang bersih dapat digunakan selama ukurannya sesuai dengan tanaman dan memiliki lubang di bagian bawah untuk mengalirkan  kelebihan air.

Baca Juga: Tak Punya Kebun? Begini Cara Mudah Menanam Jahe di Dalam Pot

Melansir dari laman Shanghai Municipal Agriculture and Rural Affairs Commission, wadah untuk menanam sayuran di balkon perlu disesuaikan dengan jenis tanaman dan dilengkapi lubang drainase.

Drainase penting agar air tidak menggenang dan mengganggu pertumbuhan akar. Untuk tanaman yang memiliki akar lebih dalam atau dipanen berkali-kali, gunakan wadah yang lebih besar.

3.  Susun Secara Bertingkat

Keterbatasan lahan tidak selalu berarti harus membatasi jumlah tanaman. Salah satu cara mengatasinya adalah memanfaatkan ruang secara vertikal. Rak bertingkat dapat digunakan untuk menyusun beberapa pot sehingga area lantai yang dibutuhkan tetap kecil.  

Praktik tersebut juga terlihat dalam perkembangan kebun balkon di China. Melansir dari China Daily, masyarakat perkotaan memanfaatkan balkon untuk menanam berbagai tanaman di ruang yang terbatas.

Tanaman yang membutuhkan banyak cahaya dapat ditempatkan di bagian atas. Sementara tanaman yang lebih tidak terlalu membutuhkan cahaya matahari, dapat ditempatkan di bagian bawah. (luk/mgg)

Editor : Miftahul Khair
berkebun di lahan terbatas kebun bertingkat sayuran urban gardening