PONTIANAK POST - Hoya dikenal sebagai tanaman hias dengan daun mengilap dan bunga berbentuk bintang yang tumbuh bergerombol.
Bunganya juga memiliki aroma manis yang khas. Namun, tanaman yang tumbuh subur belum tentu segera menghasilkan bunga.
Dilansir dari Balcony Garden Web, ada sejumlah faktor yang memengaruhi pembungaan hoya, mulai dari kecukupan cahaya, pemberian pupuk, kelembapan, hingga cara memangkas tanaman.
Baca Juga: Satu Pohon Bougenville Bisa Punya 3 Warna Bunga, Teknik Sambung Ini Jadi Kuncinya
Usia tanaman juga perlu diperhatikan karena hoya membutuhkan waktu untuk mencapai kematangan sebelum berbunga.
Pastikan Mendapat Cahaya yang Cukup
Cahaya menjadi salah satu faktor penting untuk mendorong hoya berbunga. Tanaman ini menyukai cahaya terang tidak langsung atau cahaya yang tersaring.
Sebaiknya hoya mendapatkan sekitar 3–4 jam paparan sinar matahari langsung yang tidak terlalu terik. Hindari paparan matahari siang atau sore yang terlalu kuat karena dapat merusak tanaman.
Baca Juga: 10 Tanaman Kuning yang Bisa Tumbuh di Air, Bikin Rumah Makin Cerah Tanpa Tanah
Jika hoya diletakkan di dekat jendela yang terkena matahari intens, tirai tipis dapat membantu menyaring cahaya tanpa membuat ruangan terlalu gelap.
Berikan Pupuk dengan Takaran Tepat
Hoya membutuhkan nutrisi untuk mendukung pertumbuhan dan pembentukan bunga. Gunakan pupuk cair seimbang dengan formulasi 20-20-20 yang diencerkan hingga seperempat dari konsentrasi yang dianjurkan pada kemasan.
Pemberian pupuk disarankan setiap dua atau tiga minggu dalam kondisi pertumbuhan yang sesuai. Namun, kebutuhan tanaman dapat berbeda menurut lingkungan dan jenis pupuk yang digunakan.
Baca Juga: Philodendron Brandi, Tanaman Hias dengan Daun Hijau Keperakan
Pada periode pertumbuhan yang melambat akibat suhu dingin, sumber menyarankan pemupukan dihentikan, kecuali tanaman berada di wilayah yang bebas embun beku.
Jaga Kelembapan dan Suhu
Hoya menyukai kelembapan udara di atas 40 persen. Untuk membantu menjaga kelembapan, pemilik tanaman dapat menggunakan pelembap udara atau meletakkan pot di atas nampan berisi kerikil dan air.
Pastikan dasar pot tidak bersentuhan langsung dengan air. Cara ini membantu menjaga kelembapan di sekitar tanaman tanpa membuat media tanam terus-menerus basah.
Suhu yang disebut ideal untuk pembungaan hoya dalam artikel tersebut berkisar 15–26 derajat Celsius. Paparan suhu yang terlalu rendah dapat menghambat pembungaan dan memicu gugurnya daun.
Baca Juga: 8 Tanaman Hias yang Bisa Tumbuh di Air dan Bantu Menyaring Udara
Atur Penyiraman dengan Cermat
Hoya membutuhkan penyiraman yang cukup, tetapi tanah sebaiknya dibiarkan sedikit mengering di antara waktu penyiraman.
Penyiraman berlebihan maupun kekurangan air dapat menghambat pembentukan bunga.
Karena itu, periksa kondisi media sebelum menyiram kembali. Frekuensi penyiraman perlu disesuaikan dengan kondisi ruangan, suhu, dan seberapa cepat media mengering.
Baca Juga: Alocasia, Tanaman Hias Daun Eksotis untuk Hadirkan Nuansa Tropis di Rumah
Jangan Terburu-buru Memindahkan Pot
Hoya yang akarnya memenuhi pot atau root-bound dapat lebih terdorong untuk berbunga. Karena itu, pemindahan pot sebaiknya tidak dilakukan terlalu sering jika tanaman masih tumbuh baik.
Pemindahan dapat dipertimbangkan ketika akar mulai keluar dari lubang drainase atau muncul di permukaan media.
Meski demikian, kondisi akar dan kesehatan tanaman tetap perlu menjadi pertimbangan.
Baca Juga: 4 Cara Membasmi Fungus Gnats, Lalat Kecil yang Sering Muncul di Tanaman Hias
Hindari Memotong Bekas Tangkai Bunga
Salah satu hal yang kerap luput diperhatikan adalah tangkai tempat bunga hoya sebelumnya muncul. Bunga baru dapat tumbuh kembali dari titik yang sama pada batang.
Karena itu, jangan memotong bagian bekas bunga atau tangkai pendek tempat bunga tumbuh.
Pemangkasan sebaiknya difokuskan pada bagian tanaman yang mati atau rusak, menggunakan alat yang bersih.
Hoya Butuh Waktu untuk Berbunga
Hoya tidak selalu berbunga segera setelah ditanam. Tanaman ini dapat membutuhkan sekitar 2–5 tahun untuk mencapai kematangan dan mulai berbunga, bergantung pada varietasnya.
Dengan memperhatikan kebutuhan cahaya, air, nutrisi, dan suhu, pemilik tanaman dapat menciptakan kondisi yang lebih mendukung pembungaan.
Namun, waktu munculnya bunga tetap dapat berbeda pada setiap tanaman. (*)
Editor : Chairunnisya