Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Niat Puasa Ramadhan: Bacaan Harian dan Sebulan Penuh Lengkap

Miftahul Khair • Jumat, 28 Februari 2025 | 14:05 WIB
Ilustrasi Ramadan.
Ilustrasi Ramadan.

PONTIANAK POST - Muhammadiyah telah menetapkan bahwa 1 Ramadhan 1446 H jatuh pada 1 Maret 2025.

Sementara itu, pemerintah dan Nahdlatul Ulama (NU) masih akan melakukan pengamatan hilal pada Jumat, 28 Februari 2025, sebelum menetapkan awal puasa Ramadhan tahun ini. 

Salah satu hal penting yang harus diperhatikan oleh umat Islam saat menjalankan ibadah puasa adalah niat.

Meskipun tampak sederhana, niat memiliki peran krusial dalam menentukan keabsahan puasa Ramadhan yang dijalankan. 

Pentingnya Niat dalam Puasa Ramadhan 

Dalam Islam, niat puasa Ramadhan wajib dilakukan pada malam hari (tabyitun niyat) sebelum fajar menyingsing. Hal ini berbeda dengan niat puasa sunnah yang bisa dilakukan pada pagi hari. 

Tanpa niat yang benar, ibadah puasa Ramadhan tidak sah. 

Niat puasa bisa dilakukan mulai dari waktu Maghrib hingga sebelum terbit fajar (masuk waktu Subuh). Oleh karena itu, umat Islam harus benar-benar memperhatikan hal ini agar tidak lupa berniat di malam hari. 

Bacaan Niat Puasa Ramadhan Harian 

Berikut niat puasa harian yang harus dibaca setiap malam sebelum berpuasa: 

 

 

Niat Puasa Harian

Arab: 

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ فَرْضِ شَهْرِ رَمَضَانَ هذِهِ السَّنَةِ لِلهِ تَعَالَى 

Latin: 

Nawaitu shauma ghadin an adā'i fardhi syahri Ramadhāna hādzihis sanati lillāhi ta'ālā. 

Artinya: 

"Aku berniat puasa esok hari demi menunaikan kewajiban bulan Ramadhan tahun ini karena Allah Ta'ala." 

Niat Puasa Ramadhan Sebulan Penuh  

Untuk mengantisipasi jika lupa berniat pada suatu malam, umat Islam juga dianjurkan membaca niat puasa untuk satu bulan penuh pada malam pertama Ramadhan. 

Niat Puasa Sebulan Penuh 

Arab: 

نَوَيْتُ صَوْمَ جَمِيْعِ شَهْرِ رَمَضَانِ هَذِهِ السَّنَةِ تَقْلِيْدًا لِلْإِمَامِ مَالِكٍ فَرْضًا لِلهِ تَعَالَى  

Latin: 

Nawaitu shauma jami'i syahri ramadhana hadzihis sanati taqlidan lil imami Malik fardhan lillahi ta'ala. 

Artinya: 

"Aku niat berpuasa sepanjang bulan Ramadhan tahun ini dengan mengikuti Imam Malik, karena Allah Ta’ala." 

Dengan membaca niat puasa untuk satu bulan penuh, maka puasa tetap sah meskipun di suatu malam lupa membaca niat harian. (mif)

Editor : Miftahul Khair
#puasa #ramadan #Sebulan Penuh #niat #harian