Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Kegembiraan di Bulan Penuh Berkah

A'an • Senin, 3 Maret 2025 | 09:56 WIB
Dr. Fauziah, M.Pd
Dr. Fauziah, M.Pd

 

Oleh: Dr. Fauziah, M.Pd

(Dosen IAIN Pontianak/Koordinator pusat pengabdian kepada masyarakat LP2M IAIN Pontianak)

“Telah datang kepada kalian bulan yang penuh berkah” (HR. Ahmad). Berkah artinya adalah ziyadatul khair; bertambahnya kebaikan. Di bulan Ramadhan, banyak kebaikan yang bertambah. Banyak kebaikan yang meningkat. Jika kita menyambutnya dengan gembira adalah sebagai tanda kita bersyukur dan menunjukkan harapan untuk meningkatkan ibadah kita dari tahun sebelumnya. Rasulullah juga telah mengabarkan berbagai kegembiraan untuk kaum muslimin dengan rangkaian ibadah sunnah di Bulan Sya’ban sebelum memasuki Ramadhan kegembiraan kaum muslimin lebih jelas tergambarkan sebagai buah dari keimanan dan ketaqwaan kepada Allah SWT.

Adakah pengaruh kegembiraan itu terhadap kepribadian umat Islam? Sebuah penelitian terbaru dari Malaysia mengungkapkan bahwa ada kegembiraan di Bulan Ramadhan yang merupakan efek ikutan dari kebiasaan puasa sunnah di Bulan Sya’ban. Penelitian itu dilakukan oleh Hassan dan timnya tentang efek puasa Sya’ban dan kepribadian di Bulan Ramadhan. Ini untuk  menikmati ibadah di bulan Ramadhan, hasil penelitian juga menemukan bahwa ketika seseorang berpuasa Sya’ban akan meningkatkan kepribadian positifnya di awal Ramadhan yaitu dari nilai 0,36 menjadi 0,40.” (Hassan dkk, 2022, The Effects of Fasting in The Month of Sya’ban on Good Behavior and Character Building Prior to Ramadhan, International Journal of Academic Research in Business and Social Sciences, 12 (9), 183 – 197).

Sebuah riset Malaysia dan Amerika Serikat juga mengungkapkan fakta ini. Melalui pendekatan medis, psikologis, dan fisiologis, (Mastor dkk, 2019, Fasting Effects on Emotion Changes-A Multi-Level Analyses, International Summit on Science Technology and Humanity: halaman 200-208) Mastor dan timnya meneliti tentang kegembiraan yang dialami oleh mahasiswa muslim di awal Ramadhan. Penelitian itu membandingkan antara mahasiswa yang muslim dan berpuasa dengan mahasiswa non muslim yang tidak berpuasa. Hasilnya, pada mahasiswa muslim yang berpuasa, terdapat berbagai efek positif yang mendukung kebaikan emosi pada Bulan Ramadhan. Penelitian unik lainnya yang mengungkapkan kebahagiaan selama Ramadhan berasal dari Turki. Hasil penelitian itu menunjukkan bahwa setiap minggu di bulan Ramadhan terjadi peningkatan kegembiraan dan kebahagiaan sampai pada minggu terakhir Ramadhan.

Hasil pengamatan penulis, pada bulan Ramadhan di kota Pontianak, keberkahan dan kegembiraan dirasakan seluruh masyaraakat muslim dan non Muslim,terjadi peningkatan yang sangat besar dari perdagangan makanan pokok, sayuran, buah-buahan, kuliner makanan/ kue/ minuman serta pakaian dan rumah makan. Mereka merasakan berkah yang luar biasa, pasar tidak pernah sepi pengunjung dan kreativitas masyarakat untuk membuat dan menjajakan makanannya meningkat tajam  sampai di akhir ramadahan, yakni  masuk di bulan iedul fitri. Kegembiraan dan kebahagiaan dirasakan kaum muslim ketika mereka dapat melaksanakn puasa selama 1 bulan, demikian dikemukakan masyarakat yang  menjalankan ibadah Puasa Ramadhan.

raBaca Juga: Jadikan Ramadan Menyenangkan dan Menenangkan

Kegembiraan tersebut akan sangat berpengaruh terhadap baiknya kepribadian dan kesehatan fisik maupun mental kaum muslimin, Mereka yang dapat menyelesaikan puasanya sebulan penuh dengan wajah serah dan rasa syukur, kegembiraan tersebut akan sangat berpengaruh terhadap baiknya kepribadian dan kesehatan fisik maupun mental kaum muslimin.

Pada bulan puasa seorang muslim berkesempatan melakukan kebaikan dan mendapat keberkahan yang nilainya sama dengan seribu bulan. Maka bila seorang muslim pada bulan puasa saja tidak juga memanfaatkan kesempatannya, bulan lain kemungkinan akan lebih buruk lagi. seperti hadits di bawah ini:

“Sesungguhnya telah datang kepadamu bulan yang penuh berkah. Allah mewajibkan kamu berpuasa, karena dibuka pintu- pintu surga, ditutup pintu-pintu neraka, dan dibelenggu syaitan- syaitan, serta akan dijumpai suatu malam yang nilainya lebih berharga dari seribu bulan. Barangsiapa yang tidak berhasil memperoleh kebaikannya, sungguh tiadalah ia akan mendapatkan itu untuk selama-lamanya.” (HR Ahmad, An-Nasa’l, dan Baihaqi). *

 

Editor : A'an
#ramadan #bulan penuh berkah