PONTIANAK POST - Saat berbuka puasa, banyak orang memilih makanan seperti gorengan atau es buah. Namun, ada baiknya mengganti menu dengan pilihan yang lebih sehat dan bergizi.
Selama 12 hingga 13 jam berpuasa, tubuh kehilangan energi dan memasuki fase ketosis, di mana lemak menjadi sumber tenaga utama.
Ade Rai, dalam kanal YouTube-nya, menjelaskan bahwa setelah puasa panjang, kadar gula darah menurun, sehingga tubuh mulai menggunakan lemak sebagai bahan bakar utama.
Karena itu, ia menyarankan untuk memprioritaskan konsumsi protein dan lemak sehat, serta menambahkan serat dari sayuran.
Lalu, makanan apa saja yang bisa menjadi sumber lemak dan protein yang baik untuk berbuka puasa?
Sup Telur, Menu Buka Puasa Ala Ade Rai
Salah satu sumber lemak sehat yang mudah ditemukan adalah kuning telur, sedangkan putih telur kaya akan protein.
Ade Rai memanfaatkan kombinasi keduanya sebagai menu berbuka puasa dalam bentuk sup telur sederhana.
Dalam video YouTube Dunia Ade Rai, ia menjelaskan bahwa rasio kuning dan putih telur perlu diperhitungkan.
Jika tidak mengonsumsi karbohidrat, ia menggunakan 5 putih telur dan 4 kuning telur. Namun, jika ada tambahan karbohidrat, perbandingannya 5 putih telur dan hanya 1 kuning telur.
Baca Juga: 7 Fakta Unik Ramadan: Sejarah, Tradisi, dan Peristiwa Penting dalam Islam!
Cara Membuat Sup Telur Sehat
Membuat sup telur ala Ade Rai sangatlah mudah dan hanya membutuhkan dua bahan utama: putih dan kuning telur. Berikut langkah-langkahnya:
- Gunakan wajan anti lengket untuk memasak.
- Masukkan putih dan kuning telur, aduk perlahan dengan api kecil.
- Saat telur mulai berubah warna menjadi kekuningan, naikkan sedikit panas api.
- Jika bagian bawah telur mulai mengeras, matikan api kompor.
- Tuang ke dalam mangkuk, termasuk bagian telur yang sedikit mengeras untuk memberikan tekstur.
- Tambahkan lada sesuai selera.
Saat memasak, Ade Rai mengingatkan bahwa telur harus dimasak hingga cukup matang untuk mencegah risiko bakteri Salmonella.
Kapan Sebaiknya Mengonsumsi Karbohidrat?
Setelah berbuka dengan sup telur yang kaya protein dan lemak, Ade Rai menyarankan untuk berolahraga terlebih dahulu sebelum mengonsumsi karbohidrat.
Jika langsung makan karbohidrat saat berbuka, gula akan masuk ke dalam darah dan memicu pelepasan insulin.
Insulin berperan sebagai hormon penyimpan energi, dan jika berlebih, bisa disimpan dalam bentuk lemak.
Dengan berbuka menggunakan sup telur, kadar gula darah tetap stabil, tidak menyebabkan lonjakan insulin, tetapi tetap memberikan rasa kenyang yang cukup. (mif)
Editor : Miftahul Khair