PONTIANAK POST - Memilih makanan yang tepat selama Ramadan sangat penting untuk menjaga stamina dan kesehatan tubuh.
Namun, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur dan berbuka, karena dapat menyebabkan ketidaknyamanan saat berpuasa.
Ahli Gizi dari Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia (FKM UI), Diah M. Utari, menekankan bahwa makanan pedas dan asin saat sahur tidak dianjurkan karena bisa mempercepat rasa haus.
"Dampaknya nanti lebih mudah haus saat puasa," ujar Diah kepada dikutip dari JawaPos.com.
Baca Juga: Tips Sahur Sehat: Menu yang Bantu Puasa Lancar Tanpa Lemas
Selain itu, makanan asam saat berbuka juga perlu dihindari, karena bisa memicu produksi asam lambung berlebihan.
Kondisi ini dapat memperburuk masalah pencernaan, terutama bagi penderita maag.
"Pada orang yang sensitif atau penderita maag, justru akan meningkatkan risiko munculnya penyakit maag," jelasnya.
Makanan lain yang sebaiknya dihindari adalah makanan tinggi lemak, seperti gorengan atau kolak dengan santan kental.
Lemak membutuhkan lebih banyak energi untuk dicerna, sementara setelah 13 jam berpuasa, tubuh sudah dalam kondisi lemah.
"Sehingga jika berbuka dengan mengonsumsi makanan tinggi lemak, justru membuat tubuh akan semakin lemas," tambah Diah.
Untuk menjaga kesehatan selama Ramadan, penting untuk memilih makanan bergizi seimbang, menghindari makanan yang sulit dicerna, serta mengutamakan hidrasi yang cukup.
Dengan begitu, tubuh tetap fit dan ibadah puasa bisa dijalani dengan maksimal. (mif)
Editor : Miftahul Khair