Masjid Agung Oesman Al Khair di Sukadana, Kabupaten Kayong Utara, selalu menyediakan hidangan untuk berbuka puasa. Bahkan pada 10 malam terakhir di bulan Ramadan, masjid tersebut juga menyediakan sahur bersama bagi umat muslim yang melaksanakan itikaf.
DANANG PRASETYO, Sukadana
AZAN Maghrib berkumandang menandakan waktunya berbuka puasa. Sejumlah umat muslim menyantap takjil yang telah disediakan oleh pengurus Masjid Agung Oesman Al Khair. Pemandangan ini selalu terlihat di setiap bulan Ramadan. Sejumlah umat muslim berkumpul di masjid kebanggan masyarakat Kabupaten Kayong Utara guna berbuka puasa.
Hal ini dilakukan sebagai bentuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat saat beribadah di masjid terapung tersebut yang setiap tahun dilakukan selama bulan Ramadan.
"Untuk kegiatan buka puasa bersama ini untuk umat, efektifnya setelah covid selesai. Tujuannya utamanya menghidupkan suasana bulan Ramadan, dan juga memfasilitasi tamu tidak membawa apa-apa, dan juga para jamaah sekitar masjid. Setiap hari bisa mencapai 30-50 orang yang buka puasa di masjid agung, dari hari pertama sampai selesai," terang Ketua Umum Masjid Agung Oesman Al Khair Nazril Hijar kepada Pontianak Post, Selasa (18/3).
Dikatakan Nazril, pada Ramadan dilakukan berbagai kegiatan dimulai dari usai salat subuh dengan berbagai kegiatan keagamaan. Diantaranya dengan mengadakan buka puasa bersama.
"Berapa ragam kegiatan, ada kajian Zuhur, setiap Senin sampai Kamis. kami memfasilitasi kajian tinggal umatnya datang ke masjid, ada kajian juga menjelang berbuka puasa hingga setiap subuh tujuannya untuk meramaikan umat ke masjid dan menghidupkan suasana bulan Ramadan," terang dia.
"Mengenai pembiayaan dilakukan oleh beberapa donatur, para Kepala Organisasi Peringkat Daerah (OPD), Kapolres dan juga orang tua kita, bapak H Oesman Sapta untuk pembiayaan ini sehingga kegiatan dapat dengan lancar, tidak ada kendala," sambungnya.
Nazril menambahkan, kegiatan-kegiatan rutin selalu dilakukan di masjid Agung ini. Dimulai buka puasa, tadarus Alquran hingga tausiyah dan itikaf.
Ia berharap sejumlah umat musim di Kayong Utara dapat memanfaatkan momen Ramadan ini sebaik mungkin. Diantaranya dapat datang langsung ke Masjid Agung Oesman Al Khair.
"Insya Allah pada minggu keempat, kita adakan santunan anak yatim dan kaum duafa. Sedangkan untuk 10 malam terakhir mulai dari malam 21, untuk itikaf. Setiap malam ganjil kita adakan bimbingan salat. Salat tasbih, salat taubat, salat tahajud. Mulai kegiatan bimbingnya 2.30 dini hari. Kita lakukan salat taubat, hajat, tahajud setiap malam ganjil,"tambahnya.
"Kita melakukan itikaf bersama dan diakhiri dengan kegiatan sahur bersama, Insya Allah," kata dia. (*)
Editor : Miftahul Khair