“Beberapa waktu lalu Dinas Kumindag Sambas menggagas pasar belampar yang ada tiap akhir pekan, namun saat ini dikawasan PLBN Aruk memiliki pasar wisata,” kata Bupati Sambas. Diharapkan, keberadaan Pasar Wisata Aruk ini, menjadikan kawasan PLBN Aruk semakin ramai dikunjungi masyarakat. Termasuk warga dari Malaysia. “Saya harapkan pada kawan-kawan yang diberi kesempatan mengisi lapak di pasar wisata Aruk, mengisinya dengan barang-barang yang menarik,” katanya.
Sehingga, dengan megahnya bangunan yang ada. Keberadaan pasar menjadikan lebih menarik. “Keberadaan pasar wisata yang sangat megah harus dipromosikan agar semakin di kenal masyarakat. Saya harap dengan hadirnya pasar wisata ini akan semakin menarik masyarakat dan akan meramaikan wisata yang ada di sambas,” katanya.
Kepala PLBN Aruk, Purwoto SE menjelaskan sektiar 30 pedagang sudah bergabung di pasar wisata aruk. Ada dua jenis pasar yang disediakan, yakni pasar basah dan pasar kering, dimana pasar kering peruntukan menjual oleh-oleh dan souvenir. Sedangkan pasar basah peruntukan menjual sayur dan buah. “Pasar wisata ini selain berfungsi sebagai rest area juga menjadi terminal terpadu. Saya harap, kendaraan yang sudah tergabung dalam organda agar masuk ke area ini,” katanya.(fah) Editor : Ari Aprianz