SAMBAS - Politeknik Negeri Sambas (Poltesa) gelar Review Kurikulum Program Studi (Prodi) Manajemen Bisnis Pariwisata (MBP) Jurusan Ekonomi dan Bisnis di Gedung Kuliah Terpadu Lantai 1 Poltesa, Rabu (20/11). Kegiatan dihadiri Direktur Poltesa, Mahyus SPd SE MM kemudian Dosen Prodi MBP, dan Perwakilan Dosen Prodi lain, Mahasiswa MBP, serta sejumlah pihak yangpeduli perkembangan Pariwisata dan Pendidikan Tinggi di Sambas, diantaranya GM Hotel Kini Pontianak, Thomas. GMM Ajwa Tour, Mansyur. Pemilik Villa Bangde Sebadang, Indrawati. Dari Dayang Resort Singkawang, Novia. Arfino dari LPK Borneo. Kemudian hadir sebagai Narasumber, I Ketut Suarta, SE.,M.Si dari Politeknik Negeri Bali.
Direktur Poltesa, Mahyus menyatakan Review Kurikulum ini sangat penting untuk dilakukan karena bentuk keseriusan Poltesa dalam mengelola manajemen Perguruan Tinggi gunamenjamin mutu lulusan, khususnya lulusan prodi MBP. "Melalui kegiatan ini, kami dapat masukan dari Stakeholder dan Narasumber untuk mengembangkan dan menjaga mutu lulusan Poltesa agar siap menghadapi dunia kerja serta dapat menangkap peluang dari terbukanya Industri Pariwisata saat ini,” kata Mahyus.
Ketua Tim Review Kurikulum Prodi MBP, Delyanet mengatakan persiapan dilakukan dengan maksimal untuk kegiatan Review Kurikulum, karena ini penting guna penyesuaian kurikulum dengan suasana akademik di Poltesa, serta melihat begitu besarnya potensi Pariwisata di Sambas yang harus mendapat penanganan dan pengelolaan yang cepat demi terwujudnya Daerah Tujuan Wisata (DTW) yang benar-benar pantas dikunjungi.
“Kami mendatangkan Narasumber dari Bali yang memang ahli dalam kurikulum Manajemen Bisnis Pariwisata. Sehingga hasil yang maksimal dari Review Kurikulum ini, agar kedepan kurikulum Prodi MBP memang benar-benar relevan untuk menyelesaikan persoalan Pariwisata yang ada di Kabupaten Sambas,” katanya.
I Ketut Suarta, narasumber di kegiatan tersebut menyampaikan potensi Pariwisata di Sambas sangat luar biasa, alam dan kebudayaan terjaga, ini adalah modal utama bagi perkembangan bisnis pariwisata. “Sangat sayang jika tidak memanfaatkan peluang pariwisata ini. Untuk itu, review kurikulum ini perlu dilakukan, seperti Politeknik Negeri Bali yang menyesuaikan kurikulum dengan kondisi pariwisata Bali, saya juga berharap bahwa Poltesa melalui Prodi MBP ini dapat menyesuaikan kurikulum MBP sesuai dengan keadaan industri pariwisata di Kabupaten Sambas,” katanya.
Ketua Jurusan Ekonomi dan Bisnis, Eko Febri Lusiono mengapresiasi kegiatan yang dilaksanakan Prodi MBP dan tim panitia. Diharapkan ada dampak positif bagi Jurusan, terutama Prodi MBP dalam mencapai visi dan misinya. "Kami berharap dengan diadakannya Review Kurikulum ini dapat memberikan pencerahan kepada kami dalam mengelola Program Studi, agar dapat melakukan akselerasi pencapaian Visi Prodi yaitu "Menjadi Program Studi Terbaik dan Terdepan dalam Pengembangan Pendidikan Vokasi di Bidang Kepariwisataan pada Tahun 2034,” katanya.(fah) Editor : Ari Aprianz