Hal tersebut disampaikan Subhan usai membuka pelatihan jurnalistik perbatasan yang dilaksanakan MPPI bersama CSM TV, Pontianak Post, Pontianak TV, serta Pokmaswas Kambau Borneo. Kegiatan tersebut dihadiri Kapolsek Paloh AKP Eko Andi Sutejo dan Kepala Desa Sebubus Irfan Riadi.
"Mengapresiasi pelatihan yang dilakukan, wartawan Kabupaten Sambas, MPPI, dan Pokmaswas Kambau Borneo. Ke depannya kegiatan perlu diteruskan terlebih daerah ini sudah ditetapkan menjadi kawasan strategis wisata nasional," kata Subhan, usai membuka acara sekaligus rangkaian kunjungan kerja masa reses anggota DPRD Kalbar di Basecamp Kambau Borneo. Diharapkan dia, setelah pelatihan, anak-anak muda di Kecamatan Paloh, siap mendukung terealisasinya kawasan strategis wisata nasional.
Politisi Nasdem Kalbar ini juga mengharap kepada jajaran lain, termasuk pihak swasta serta pemerintah bisa meniru langkah yang sudah dilaksanakan para jurnalis Kabupaten Sambas. "Kami harap jajaran lain terutama pemerintah, bisa melaksanakan seperti apa yang dilakukan jurnalis Sambas. Meski dilaksanakan sederhana, namun ini upaya jurnalis turut membantu menyiapkan pemuda Kecamatan Paloh," katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Subhan juga mendengarkan sejumlah aspirasi masyarakat, kemudian memantau program pembangunan jalan yang dianggarkan Pemerintah Provinsi Kalbar. "Kami juga sudah melihat sejumlah wilayah di Kecamatan Paloh, seperti di Temajuk, Kampak Ceramai," katanya.
Untuk pembangunan jalan, dijelaskan diai, memang sudah ada yang dianggarkan, khususnya Bantanan 1 dan 2 hingga Merbau. Namun di sisi lain, menurut dia, masih ada infrastruktur dasar yang sangat diharapkan masyarakat perbatasan. "Listrik misalnya, khususnya di Temajuk baru bisa dinikmati masyarakat sekitar 12 jam sehari, sehingga harus adanya dibangun jaringan listrik, dan ini akan kami sampaikan ke PLN Pusat, jadi pemenuhan listrik menjadi harga mati yang harus diadakan," katanya.
Begitu juga dengan jaringan telekomunikasi, masyarakat di sejumlah daerah di Kecamatan Paloh, menurut dia, masih harus memanjat pohon untuk bisa berkomunikasi menggunakan mobile seluler. Pihaknya akan mengomunikasikan persoalan ini dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika. "Pemenuhan sarana listrik dan telekomunikasi menjadi harga mati yang harus direalisasikan pemerintah," katanya.
Kapolsek Paloh, AKP Eko Andi Sutejo juga menyampaikan terima kasih kepada jurnalistik yang menggelar pelatihan kepada pemuda di Kecamatan Paloh. Diharapkan diai setelah pelatihan ini, memberikan pemahaman dalam bermedia sosial (medsos), agar tak sampai melanggar hukum yang nantinya berurusan dengan aparat penegak hukum.
"Adanya materi tentang jurnalistik yang disampaikan wartawan Sambas pelajar bisa bermedsos secara terarah dan sopan. Termasuk dalam menyampaikan informasi melalui medsos dengan benar tanpa melanggar hukum," katanya.
Di kesempatan itu, Kapolsek juga mengimbau seluruh masyarakat bijak dalam bermedsos, dan apa yang diunggah merupakan sesuatu yang bermanfaat bagi orang lain. "Kepada orang tua, bisa mengawasi anaknya masing-masing dalam menggunakan media sosial," katanya.
Ketua Panitia Kegiatan, Muraizi menyebutkan, kegiatan yang dilaksanakan tersebut mematuhi protokol kesehatan. Seluruh yang hadir diharuskan mereka untuk mengenakan masker dalam upaya mendukung pemerintah mencegah penyebaran Covid-19.
Kegiatan yang diikuti belasan pelajar, mahasiswa, anggota Karang Taruna, serta dari Pokmaswas Kambau Borneo tersebut diharapkan dia menjadi langkah awal yang baik, dalam rangka mempersiapkan generasi muda Kecamatan Paloh.
Kepala Desa Sebubus, Irfan Riadi menyampaikan apresiasi kepada anggota DPRD Kalbar Subhan Nur yang langsung hadir dalam kegiatan pelatihan jurnalistik yang dilaksanakan di base camp Kambau Borneo. Acara ditutup dengan kegiatan bersih pantai.
Sebelumnya sejumlah penghargaan disampaikan kepada Subhan Nur yang menjadi narasumber wawasan kebangsaan yang disampaikan MPPI, Zefri. Kemudian Kapolsek Paloh yang disampaikan Ketua Panitia yang sudah menyampaikan materi kamtibmas. (fah) Editor : Super_Admin