Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat Buka SMK Terpadu di Sambas

Syahriani Siregar • Selasa, 22 Februari 2022 | 17:33 WIB
Sutarmidji, Gubernur Kalimantan Barat. (Shando Safela/Pontianak Post)
Sutarmidji, Gubernur Kalimantan Barat. (Shando Safela/Pontianak Post)
SAMBAS - Provinsi Kalimantan Barat telah hampir merampungkan pembangunan gedung Sekolah Menengah Kejuruan (SMK)Terpadu Sambas di Jalan Subah, Kecamatan Subah, Kabupaten Sambas. Sekolah yang telah berdiri megah dan tinggal dalam proses penyempurnaan itu bakal memilik empat program keahlian. Mulai dari agrobisnis dan agroteknologi, pariwisata, multimedia dan pertekstilan.

“Ini tampak bangunan SMK Terpadu Sambas, insyallah tahun ini lanjut dan tahun ajaran baru nanti sudah bisa terima siswa,” tulis Gubernur Kalbar Sutarmidji di akun media sosialnya, Senin (21/2).

SMK Terpadu Sambas menurutnya merupakan salah satu realisasi dari program Pemprov Kalbar untuk menciptakan sekolah-sekolah unggulan. Ia menargetkan di akhir masa jabatannya minimal ada satu sekolah baru yang dibangun Pemprov di setiap kabupaten/kota. “Saya akan upayakan semua kabupaten dan kota memiliki SMA atau SMK baru,” tambahnya.

Sebelumnya saat meresmikan SMAN 11 Pontianak, Midji sapaan karibnya berharap dibangunnya sekolah-sekolah di berbagai daerah bisa membuat indeks pembangunan manusia (IPM) Kalbar meningkat signifikan.

“Kita (Kalbar) harus berpacu sekarang, untuk perbaikan IPM, karena provinsi atau daerah lain itu berpacu terus. Salah satu wujudnya adalah dengan pembangunan SMA/SMK,” ungkapnya.

Dengan dibangunnya sekolah-sekolah menurut dia maka angka harapan lama sekolah di Kalbar bisa lebih tinggi. Saat ini ia menyebut angka harapan lama sekolah masih di angka 12,65. “Tapi lamanya belajar kita (Kalbar) masih jauh, baru 7,4 tahun.Nah, sekolah itu dibangun untuk meningkatkan itu,” katanya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalbar, Sugeng Hariadi mengatakan, pembangunan SMK Terpasu di Sambas bertujuan untuk mendekatkan fasilitas pendidikan ke masyarakat. “Intinya kita ingin memberikan pelayanan pendidikan ke masyarakat, terutama wajib belajar 12 tahun,” ujarnya, Senin (21/2).

Adanya gedung baru SMK Terpadu Sambas kata dia akan membuat daya tampung peserta didik jauh lebih besar. Untuk jurusannya sendiri SMK ini akan dilengkapi program keahlian agrobisnis dan agroteknologi, pariwisata, multimedia serta pertekstilan.

“SMK ini menyiapkan tenaga kerja terampil di sektor industri. Harapannya, anak-anak ini selain bisa bekerja nantinya juga bisa berwirausaha. Syukur-syukur ke depan bisa melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi,” harapnya.

Sesuai arahan gubernur ia mengungkapkan SMK Terpadu Sambas mulai akan menerima pelajar baru pada tahun ajaran 2022-2023. Yakni pada bulan Juni atau Juli mendatang. “Awal Maret ini akan kami tunjuk pengelolanya untuk mempersiapkan penerimaan siswa baru,” ucapnya.

Secara umum menurutnya tahun ini Pemprov membangun sebanyak tujuh SMA dan SMK baru. Yakni SMK Terpadu Sambas, SMA Negeri 6 Sungai Raya, SMK Negeri 1 Tayan Hulu, SMK Negeri 2 Ketungau Tengah, SMA Negeri 1 Parindu, SMA Negeri 3 Meliaudan SMA Negeri 2 Pinoh Selatan. “Dari tujuh sekolah ini, yang gedung sekolahnya sudah selesai dibangun itu baru dua yaitu SMK Terpadu Sambas dan SMA 6 Sungai Raya. Tetapi bangunannya masih akan kami sempurnakan lagi,” paparnya.

Sedangkan untuk lima SMA/SMK yang juga dibangun tahun ini diperkirakan bakal selesai pada akhir 2022. Sehingga di awal 2023 nanti semuanya sudah bisa beroperasi. “Dari pada bangunannya nganggur, kami bulan Juni-Juli sudah menerima siswa. Jadi siswanya numpang dulu, mungkin Januari (2023) sudah menempati gedung baru (semua),” pungkasnya. (bar) Editor : Syahriani Siregar
#pemerintah provinsi #SMK Terpadu #Kalmiantan Barat #sambas