Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Satono Ngamuk Cegat Truk

Misbahul Munir S • Senin, 15 Agustus 2022 | 10:07 WIB
ANUGERAHKAN: Sekda Landak menyerahkan penghargaan kepada para penggerak pertanian di Kabupaten Landak, Rabu (9/11). DISKOMINFO LANDAK
ANUGERAHKAN: Sekda Landak menyerahkan penghargaan kepada para penggerak pertanian di Kabupaten Landak, Rabu (9/11). DISKOMINFO LANDAK
SAMBAS - Bupati Sambas Satono mencegat sejumlah truk dalam lawatannya ke Kecamatan Paloh, kemarin (14/8). Saat hendak menuju lokasi acara, dari dalam mobil, di Jalan Raya Paloh, ia melihat sejumlah truk mengangkut buah sawit dengan bak terbuka. Parahnya muatannya berlebih, hingga membuat tumpukan tandan buah segar menggunung. Bersama Kapolres Sambas yang turut dalam rombongannya, Satono mendadak berhenti dan mencegat iring-iringan truk tersebut.

Keduanya lantas menegur dan memberi peringatan kepada para sopir itu. Kendati seharusnya ditilang, pihak kepolisian masih memberikan toleransi. "Dari segi aturan itu sudah jelas melanggar Undang-undang Nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Di situ sudah jelas ada pidana dan denda kepada pelanggarnya. Tapi kemarin hanya kami beri imbauan saja, langsung oleh Bapak Kapolres Sambas," kata Satono.

Disampaikannya, pelanggaran yang dimaksud karena sopir truk mengangkut buah sawit berlebihan atau over-dimension dan over-load (ODOL). "Pencegatan truk pengangkut buah sawit karena mereka membawa muatan melebihi batas wajar," katanya.

Selain itu,  melebihi batas muatan itu juga dianggap Bupati Sambas menyebabkan infrastruktur jalan cepat rusak. Bahkan,  karena para sopir-sopir sengaja membawa muatan yang sangat berat dan melebihi dimensi bak truknya, juga membahayakan pengguna jalan lain dan sang sopir itu sendiri. "Kendaraan yang membawa muatan melebihi batas normal itu akan sulit dikendalikan di jalan berlubang, tanjakan, dan tikungan. Sehingga resiko kecelakaan lalulintas semakin tinggi," katanya.

Bupati Sambas berharap setiap perusahaan sawit di Kabupaten Sambas wajib mengawasi transportasi tandan buah segar kelapa sawit miliknya. Termasuk kendaraan milik pihak lain yang datang untuk menjual ke mereka. Jangan sampai ada pembiaran sehingga yang dirugikan adalah masyarakat umum. (fah) Editor : Misbahul Munir S
#bupati sambas #Cegat Truk #Muatan Truk Berlebih #Satono #sawit