Nasional Metropolis Daerah Pro Bisnis Ekonomi Olahraga Otomotif Internasional Kriminal Features Mozaik Ramadan Tekno Entertainment Event Kesehatan Kuliner Lifestyle Ragam Cahaya Iman

Bupati Paparkan Inovasi di Kemendagri

Misbahul Munir S • Kamis, 24 November 2022 | 11:13 WIB
INOVASI: Bupati Sambas saat memaparkan sejumlah inovasi dihadapan Panelis di Kementerian Dalam Negeri. IST
INOVASI: Bupati Sambas saat memaparkan sejumlah inovasi dihadapan Panelis di Kementerian Dalam Negeri. IST
SAMBAS – Kementerian Dalam Negeri melaksanakan program Innovative Government Award (IGA) 2022, Rabu (23/11) di Jakarta. Pemerintah Kabupaten Sambas masuk nominasi di ajang tersebut, sejumlah inovasi pun dipaparkan langsung Bupati Sambas, Satono, di hadapan Panelis dari Kemendagri. Ia memaparkan pihaknya terus meningkatkan inovasi maupun terobosan percepatan pembangunan. Hal ini diperlukan, terlebih Sambas adalah kabupaten yang berada di daerah perbatasan antar Negara. "Ini (ajang IGA) sangat mendorong dan terbukti mampu memberikan semangat kepada seluruh Pemerintah Daerah yang ada di Indonesia untuk melakukan inovasi-inovasi pembangunan kedepannya," katanya.

Sebagai kepala daerah, dari awal dirinya terus memberikan semangat kepada jajarannya untuk melakukan terobosan dalam upaya percepatan pembangunan, pelayanan terbaik kepada masyarakat serta hal lainnya. Terlebih, sebagai daerah perbatasan, inovasi sangat diperlukan. Sehingga komitmen bersama diperlukan untuk membuat program strategis percepatan pembangunan. “Sambas adalah daerah perbatasan, tentu harus dilakukan terobosan-terobosan yang strategis untuk percepatan pembangunan di daerah, sehingga tidak kalah saing dengan daerah lain," katanya.

Dalam presentasinya dihadapan panelis. Bupati Sambas memaparkan sejumlah inovasi-inovasi daerah yang dilakukan. Diantaranya pembangunan puluhan infrastruktur jembatan yang diberi nama Jembatan Berkemajuan tanpa menggunakan dana APBD. “Di 2021 dan 2022, sudah ada puluhan Jembatan Berkemajuan yang kami bangun tanpa menggunakan dana APBD. Jadi sumber dananya adalah dari para donatur, orang Sambas yang sudah sukses di Jakarta," katanya.

Sebagai kepala daerah, saat perjalanan dinas ke Jakarta. Di sela-sela urusan pemerintahan, diupayakan bertemu dengan pengusaha, yang merupakan orang Sambas. Dirinya bersyukur mereka siap mendonasikan dana untuk membangun kampung halamannya (Kabupaten Sambas). "Momen itu (perjalanan dinas ke Jakarta) saya manfaatkan, untung mereka dengan sukarela dan bersedia membantu untuk membangun kampung halamannya. Inilah yang patut disyukuri dan menjadi salah satu cara, atau terobosan pembangunan di tengah situasi APBD yang serba terbatas," katanya.

Hal ini menjadi salah satu cara untuk mengatasi keterbatasan keuangan daerah. Yakni berkolaborasi dan bersinergi dengan pengusaha-pengusaha untuk membangun kampung halaman. "Kalau menunggu dana pemerintah itu berapa lamanya baru bisa terealisasi. Jadi untuk mempercepat proses pembangunan di daerah, sinergi, dan dukungan semua pihak sangat diharapkan,” pungkasnya. (fah) Editor : Misbahul Munir S
#Paparkan Inovasi #bupati sambas #Innovative Government Award #kemendagri